Haji Bolot Jalani Perawatan Intensif Akibat Komplikasi Jantung dan Ginjal
Komedian senior Haji Bolot tengah menjalani perawatan intensif di ruang ICCU setelah mengalami serangan jantung berat yang disertai komplikasi pada organ ginjal serta paru-paru. Kondisi kesehatan seniman berusia 84 tahun tersebut sempat berada dalam tahap yang mengkhawatirkan, seperti dilansir dari Detik Hot pada Selasa (16/6/2026). Pihak medis mengambil tindakan cepat karena adanya infeksi bakteri yang menyerang fungsi ginjal sang komedian saat masa kritis berlangsung.
Akibat gangguan tersebut, tim dokter langsung melakukan prosedur cuci darah mendadak selama masa perawatan intensif di rumah sakit. "Cuci darah karena ada bakteri di ginjal. Cuci darah tapi alhamdulillah sekarang mah cuci darah sekali saja," kata Wahyu, manajer sekaligus keponakan Haji Bolot.
Selain penanganan pada organ ginjal, tim medis juga berfokus mengatasi penumpukan dahak yang cukup parah di saluran pernapasan Haji Bolot. Langkah sedot dahak ini menjadi prioritas penanganan agar kadar oksigen dalam darah tidak memburuk pasca serangan jantung berat yang terjadi pada malam takbiran Idul Adha lalu.
"Terus sama sedot ini dahak, ada masalah di paru-parunya juga," jelas Wahyu. Gangguan kesehatan ini awalnya bermula ketika Haji Bolot mengeluhkan sesak napas yang disangka pihak keluarga sebagai masuk angin biasa. Lantaran keterbatasan peralatan medis di rumah sakit pertama, seniman senior tersebut kemudian dirujuk untuk segera menjalani operasi pemasangan ring guna mengatasi penyumbatan pembuluh darah jantung.
"Iya, itu serangan jantung berat. Makanya langsung proses itu pasang ring," ujar Wahyu. Di tengah kondisi komplikasi yang menyerang tiga organ vital sekaligus, pihak keluarga menyampaikan rasa syukur atas daya tahan fisik Haji Bolot yang dinilai masih kuat di usia senjanya. Respons cepat dari tim medis juga membantu mencegah kondisi sang pelawak menjadi lebih fatal.
"Namanya sudah sepuh ya, apa-apa jadi penyakit istilahnya. Tapi sekarang sudah ditangani, untung pas nunggu gak parah banget gitu," ucap istri Haji Bolot, Nurhayati. Saat ini, Haji Bolot masih harus menetap di ruang ICCU agar kestabilan seluruh fungsi organ vitalnya dapat terus dipantau secara berkala oleh tim dokter. Pihak keluarga kini berharap proses pemulihan paru-paru serta ginjal berjalan lancar beriringan dengan pemulihan jantungnya agar ia bisa segera diperbolehkan pulang.