Kiper Gregor Kobel Antar Swiss ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Penjaga gawang Swiss Gregor Kobel sukses mengantarkan timnya melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti di Stadion BC Place Vancouver, Kanada, pada Rabu (8/7/2026) pagi WIB.
Kedua tim bermain imbang tanpa gol sepanjang 120 menit sebelum akhirnya skuad Swiss memastikan kemenangan dengan skor adu penalti 4-3. Empat penendang Swiss sukses mencetak gol, sementara Kobel menjadi pahlawan dengan menepis tendangan penalti Juan Cucho Hernandez.
Dilansir dari Fotmob, performa gemilang Kobel yang mencatatkan tiga penyelamatan penting dan akurasi umpan 81 persen membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan melelahkan tersebut.
"Saya pikir wajar jika jalannya pertandingan seperti itu," kata Gregor Kobel dikutip dari Reuters.
Ketangguhan fisik lawan dan dukungan penuh dari suporter Kolombia di dalam stadion diakui oleh sang kiper sebagai tantangan berat yang membuat jalannya laga babak 16 besar menjadi sangat alot.
"Kami tahu mereka sangat kuat secara fisik, kami tahu mereka tim yang sangat bagus, dan mereka jelas mendapat dukungan dari penonton, jadi itu pertandingan yang sulit bagi kami." jelas Kobel.
Di sisi lain, lini serang Kolombia yang melepaskan 15 peluang gagal memecah kebuntuan akibat absennya sosok striker murni. Swiss pun terpaksa merapatkan barisan pertahanan akibat absennya penyerang muda Johan Manzambi yang mengalami cedera lutut sehari sebelum laga.
"Kami tahu mungkin ada beberapa momen dalam pertandingan di mana kami harus bertahan dan tetap kuat secara mental, dan saya pikir kami melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam hal itu," lanjut Kobel.
Pelatih Murat Yakin merombak taktik dengan bermain lebih defensif untuk mengontrol tempo permainan demi menutupi kehilangan Manzambi yang sudah mengoleksi tiga gol di turnamen ini.
"Dan ya, jelas kami kehilangan beberapa pemain sehingga itu merupakan tantangan besar, tetapi saya pikir semua orang melakukan pekerjaan yang sangat baik dan ya, kami mengeksekusinya dengan sangat baik." pungkas Kobel.
Kekalahan ini memaksa Kolombia angkat koper lebih awal dari turnamen. Meski demikian, penyerang Kolombia Luis Suarez tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para penggemar yang terus memberikan dukungan luar biasa di turnamen ini.
"Untungnya, Tuhan, sepak bola, dan kehidupan telah membawa kami sejauh ini, dan saya hanya ingin berterima kasih kepada seluruh negeri dan semua orang yang memenuhi stadion di sini," kata Luis Suarez.
Performa timnas Kolombia sepanjang turnamen dinilai tetap memberikan dampak positif dan bisa menjadi momentum kebangkitan sepak bola negara tersebut di masa depan.
"Semoga ini menjadi titik balik yang penting, karena apa yang ditunjukkan tim ini di Piala Dunia ini harus dilihat dari sudut pandang positif," ujar Suarez.