Grab Kuasai Saham Superbank Lewat Transaksi GXS Bank
Grab Holdings resmi meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) hingga melampaui 50 persen pada Selasa (2/6/2026). Langkah strategis ini tercapai setelah Singtel Alpha Investments Pte. Ltd. melepas seluruh 7,3 persen sahamnya kepada GXS Bank Pte. Ltd., seperti dilansir dari Bloomberg Technoz.
Melalui keterbukaan informasi, Singtel diketahui menjual sekitar 2,44 miliar lembar saham Superbank kepada GXS Bank yang merupakan perusahaan patungan antara Grab dan Singtel. Saat ini, GXS Bank menguasai sekitar 5,98 miliar saham atau setara 17,66 persen dari total saham SUPA yang beredar.
Aksi korporasi ini membuat Grab akan mengonsolidasikan kinerja keuangan Superbank ke dalam segmen Financial Services perusahaan. Sebelumnya, Grab telah menggenggam saham SUPA melalui Kudo Teknologi Indonesia sebesar 16,6 persen dan A5-DB Holdings Pte. Ltd. sebesar 15,94 persen.
Struktur pemegang saham SUPA lainnya saat ini meliputi Elang Media Visitama yang menguasai 27,59 persen saham dan Kakaobank Corp sebesar 8,65 persen. Transaksi ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar keuangan digital yang sangat menjanjikan bagi ekspansi Grab di Asia Tenggara.
Hingga April 2026, bank digital ini mencatatkan performa kuat dengan mengelola aset sebesar Rp24 triliun atau tumbuh 72 persen secara tahunan. Superbank kini memiliki lebih dari 6 juta nasabah dengan volume harian melampaui 1 juta transaksi, serta berhasil membukukan laba penuh pertama pada tahun buku 2025.
"Konsolidasi ini merupakan langkah untuk memperdalam model ekosistem yang telah kami bangun dan memperluas dampaknya, sekaligus mempertegas komitmen jangka panjang kami untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia," ujar Alex Hungate, Presiden dan Chief Operating Officer Grab.
Integrasi erat dengan ekosistem Grab dan OVO menjadi motor utama pertumbuhan ini, di mana sekitar 60 persen nasabah Superbank merupakan pengguna aktif kedua aplikasi tersebut. Selain itu, status bank telah naik menjadi KBMI 2 pasca melaksanakan penawaran umum perdana saham pada Desember tahun lalu.
"Superbank telah menunjukkan pertumbuhan yang kuat dan menjadi contoh bagaimana layanan keuangan dapat diintegrasikan secara mulus ke dalam aktivitas sehari-hari masyarakat," ujar Alex Hungate, Presiden dan Chief Operating Officer Grab.
Meskipun porsi kepemilikan langsung Singtel di SUPA telah habis, perusahaan telekomunikasi Singapura tersebut dipastikan tetap terlibat dalam pengembangan bisnis. Keberadaan Singtel dipertahankan melalui kepemilikan saham di GXS Bank bersama dengan pihak Grab.
"Kami percaya Superbank berada pada posisi yang baik untuk terus bertumbuh dan melayani lebih banyak masyarakat Indonesia melalui produk keuangan yang mudah diakses, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari," imbuh Alex Hungate, Presiden dan Chief Operating Officer Grab.