Google Luncurkan Fitur AI Try On Berbahasa Indonesia
Google resmi menghadirkan fitur berbasis kecerdasan buatan bernama Try On dengan dukungan penuh Bahasa Indonesia bagi masyarakat yang gemar berbelanja pakaian, sepatu, dan aksesori secara daring pada Rabu, 10 Juni 2026, dilansir dari Bloomberg Technoz.
Peluncuran teknologi baru ini dilakukan secara bertahap oleh perusahaan teknologi tersebut dan diperkirakan bakal tersedia secara luas bagi seluruh pengguna di Indonesia dalam beberapa minggu mendatang.
Melalui sistem ini, konsumen dapat melihat visualisasi produk fesyen pada tubuh mereka sendiri secara virtual, yang meliputi kemeja, gaun, celana, hingga sepatu melalui perangkat ponsel atau komputer.
Inovasi ini menyediakan beberapa fitur pendukung untuk mempermudah konsumen, seperti penyimpanan riwayat pakaian yang pernah dicoba, penanda gaya favorit, fitur berbagi tampilan ke teman, serta tombol yang terhubung langsung ke situs penjual resmi.
Pihak perusahaan menjelaskan bahwa pemanfaatan model kecerdasan buatan khusus ini dirancang untuk dapat memahami struktur tubuh, karakteristik bahan, lipatan kain, posisi jahitan, hingga proporsi ukuran pakaian secara akurat sesuai pose asli foto pengguna.
"Hari ini, kami memperluas akses ke alat uji coba pakaian kami, Try On, dengan meluncurkannya di Indonesia dalam Bahasa Indonesia. Fitur ini akan mulai diluncurkan secara bertahap dan tersedia luas dalam beberapa minggu mendatang." kata Danielle Buckley, Direktur Produk Belanja Konsumen Google.
Manajemen perusahaan menambahkan bahwa setelah proses uji coba virtual tersebut selesai, pengguna dapat dengan mudah mengelola riwayat penampilan mereka serta membagikannya untuk meminta pendapat orang lain sebelum melakukan transaksi.
"Setelah itu, Anda bisa kembali dan melihat riwayat penampilan lain yang sudah dicoba. Anda juga dapat menyimpan gaya favorit atau membagikannya kepada teman-teman untuk meminta pendapat. Jika Anda menyukai pilihan tersebut dan merasa yakin, cukup ketuk tombol belanja untuk langsung diarahkan ke situs penjual resmi dan menyelesaikan pembelian dengan aman dan mudah." kata Danielle Buckley, Direktur Produk Belanja Konsumen Google.
Untuk mengaktifkan sistem ini, pengguna hanya perlu mencari produk pakaian di Google Search atau Google Images, mengetuk tombol "Try it On", lalu mengunggah foto diri secara penuh dari kepala hingga kaki dengan pencahayaan yang terang.
Pengembangan teknologi penyesuaian kain digital ini diharapkan mampu menekan keraguan konsumen saat berbelanja daring sekaligus membantu mereka menemukan gaya yang paling sesuai dengan preferensi serta karakteristik fisik masing-masing.
"Hasilnya, Anda bisa melihat langsung bagaimana pakaian tersebut melekat dan terlihat di tubuh Anda sendiri, bukan sekadar melihat gambar diam atau penampilan yang hanya cocok di tubuh model profesional lain." kata Danielle Buckley, Direktur Produk Belanja Konsumen Google.
Penerapan kecerdasan buatan dalam sektor retail ini menjadi langkah penting bagi Google dalam mentransformasi pengalaman belanja fesyen digital serta berpotensi mengubah cara masyarakat berbelanja di masa depan.