Google Luncurkan Android Pulse untuk Deteksi Anomali Sistem Android
Google meluncurkan aplikasi bernama Android Pulse yang berfungsi untuk mendeteksi anomali konsumsi sumber daya sistem pada perangkat Android, seperti CPU, baterai, dan memori, sebagaimana dilaporkan pada 22 Agustus 2026.
Aplikasi ini sebenarnya sudah ada sejak Maret 2026 namun baru muncul di Google Play Store sebagai aplikasi yang dapat diperbarui secara manual dengan lebih dari 10 juta unduhan, menurut beberapa sumber seperti 9to5Google dan TechRadar.
Android Pulse berperan sebagai alat diagnostik yang berjalan di latar belakang tanpa antarmuka pengguna, memantau aktivitas aplikasi dan sistem yang menggunakan sumber daya secara tidak wajar.
Google menjelaskan bahwa aplikasi ini "memfasilitasi distribusi aturan untuk deteksi anomali dalam konsumsi sumber daya sistem penting oleh sistem operasi Android dan aplikasi yang terpasang."
Aplikasi ini tidak dapat diakses langsung oleh pengguna dan tidak bisa dihapus, melainkan berfungsi secara otomatis untuk menjaga kestabilan dan kinerja sistem operasi Android.
Di perangkat Pixel, aplikasi ini muncul di menu pengaturan sistem dengan ikon hijau yang menyerupai detak jantung dan dikenal dengan nama "Pulse," sebagaimana dikonfirmasi oleh VOI.id.
Meski baru dikenal luas setelah muncul di Play Store bulan Agustus, aplikasi ini telah melewati beberapa versi sebelumnya, yang menunjukkan bahwa Google telah menggunakannya untuk mendukung pemeliharaan sistem Android sejak beberapa bulan terakhir.
Sistem ini mengawasi penggunaan baterai, CPU, dan memori untuk mendeteksi aplikasi atau proses yang berjalan tidak wajar, meskipun belum jelas apakah aplikasi ini hanya melapor atau turut mengambil tindakan terhadap masalah tersebut, menurut TechRadar dan The Next Web.
Pengguna Android tidak perlu khawatir terhadap keberadaan Android Pulse karena ini merupakan aplikasi resmi Google yang berfungsi sebagai alat bantu diagnostik sistem, bukan malware atau aplikasi berbahaya, seperti ditegaskan oleh VOI.id.
Google menyematkan Android Pulse secara diam-diam di banyak ponsel Android tanpa sepengetahuan pengguna. Aplikasi ini muncul di daftar pembaruan Google Play Store, menandakan sudah terpasang di perangkat pengguna.
Meski tercatat telah diunduh lebih dari sepuluh juta kali, banyak pengguna tidak menyadari keberadaannya karena aplikasi ini tidak memiliki antarmuka yang bisa dibuka atau dioperasikan langsung oleh pengguna.
Berdasarkan deskripsi di Play Store, Android Pulse berfungsi sebagai layanan yang mendistribusikan aturan untuk mendeteksi anomali terkait penggunaan sumber daya sistem penting oleh sistem operasi dan aplikasi yang terpasang.
Android Pulse kemungkinan besar bertugas mendeteksi aplikasi atau layanan yang bermasalah, seperti yang menggunakan daya baterai atau CPU lebih banyak dari seharusnya. Namun belum jelas apakah aplikasi ini langsung mengambil tindakan atau hanya melaporkan masalah tersebut ke Google.
Keberadaan Android Pulse dianggap sebagai langkah positif Google untuk memastikan performa perangkat tetap optimal bagi penggunanya, menjaga agar sistem Android tetap berjalan lancar.