Givri Taj Jalani Operasi Plastik Perbaikan Tubuh di Vietnam

Share

Penyanyi dangdut Givri Taj melakukan serangkaian prosedur operasi plastik untuk memperbaiki bentuk tubuhnya pascamelahirkan di salah satu rumah sakit di Ho Chi Minh, Vietnam. Pengakuan tersebut disampaikan oleh jebolan kontes KDI ini saat dihubungi pada Kamis (9/7/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Hot.

Pelantun lagu Di Sini Tuh Gak Sakit tersebut memercayakan penampilannya kepada dr Richard Bui di Hospital Beauty Medika. Prosedur estetika yang ia jalani meliputi penyedotan lemak di area lengan, punggung, perut, hingga ketiak.

"Aku juga tummy tuck di bagian perut sini dipotong dan dijahit kembali agar memberikan hasil yang rata dan kencang. Terus lemak hasil sedot tersebut dipindahkan ke area bokong dan payudara untuk memberikan kesan berisi dan proporsional. Jadi aku perbaiki biar bagus lagi," ujarnya Givri Taj.

Meskipun merasa sangat puas dengan perubahan drastis pada bentuk tubuhnya, Givri Taj menyatakan masih membatasi tindakan pada area wajah. Sejauh ini, ia hanya melakukan tindakan pada kelopak mata demi alasan keselarasan estetika wajah.

"Untuk saat ini OP yang saya pilih untuk bagian wajah hanya untuk memperbaiki saja, bukan untuk mengubah wajah saya. Contohnya kenapa saya operasi kelopak mata? Ya karena kelopak mata saya kiri dan kanannya tidak sama tinggi, jadi saya OP supaya lebih simetris," tuturnya Givri Taj.

Penyanyi ini menegaskan bahwa kondisi wajahnya saat ini masih asli. Kendati demikian, ia tidak menutup kemungkinan untuk melakukan prosedur pembedahan lain pada area wajah di masa mendatang.

"Selebihnya wajahnya masih original, tapi tidak menutup kemungkinan kalau suatu hari saya OP hidung atau area wajah yang lain yang bisa mengubah wajah saya ya. Tapi untuk saat ini saya masih belum mau mengubahnya, kecuali memperbaikinya," katanya Givri Taj.

Pengalaman sebagai pasien biasa tersebut justru membawa peran baru bagi sang pedangdut. Pihak rumah sakit kecantikan di Vietnam tersebut kini secara resmi menunjuk Givri Taj sebagai Brand Ambassador mereka.

"Saya terima tawarannya karena saya sudah buktikan sendiri hasil operasi dengan Dr. Richard Bui di Hospital Beauty Medika sangat memuaskan. Sebelumnya saya hanya seorang pasien biasa yang memang datang untuk tindakan," ujarnya Givri Taj.

Givri Taj menyadari bahwa topik mengenai bedah plastik masih dipandang sensitif oleh masyarakat di Indonesia. Namun, ia menilai Vietnam memiliki keunggulan tersendiri dalam industri kedokteran estetika ini.

"Di Indonesia, OP (operasi plastik) itu masih dianggap tabu untuk dilakukan. Sementara di Vietnam, OP itu sudah seperti kebutuhan. Otomatis pengalamannya jauh lebih banyak dibanding Indonesia, baik itu dari obat-obatannya ataupun skill dari dokternya," pungkasnya Givri Taj.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author