Gibson Yah Optimistis FC Volendam Bertahan di Eredivisie
Gelandang FC Volendam Gibson Yah menyatakan keyakinannya bahwa timnya akan memenangkan babak final play-off promosi dan degradasi melawan Willem II demi mempertahankan posisi di kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.
Pertandingan leg pertama tersebut berlangsung di Stadion Koning Willem II pada Rabu malam, 20 Mei 2026, waktu setempat, di tengah antusiasme tinggi pendukung tuan rumah yang memadati tribune KingSide maupun area nonton bareng di pusat kota Tilburg.
Dilansir dari VoetbalPrimeur, Volendam wajib memenangkan format dua pertandingan melawan klub asal Tilburg tersebut jika ingin menghindari degradasi ke kompetisi Keuken Kampioen Divisie musim depan.
Kendati demikian, Yah menegaskan bahwa rekan-rekannya tidak boleh memandang sebelah mata kekuatan Willem II yang berhasil melaju ke partai puncak setelah melewati dua putaran play-off sebelumnya.
"Ze hebben het natuurlijk goed gedaan in de play-offs, want ze staan in de finale. Ik denk dat we ze niet mogen onderschatten dan dat wij gewoon moeten doen wat wij altijd doen. Als wij goed voor de dag komen, kunnen wij het heel moeilijk voor hen maken. Ik heb vertrouwen in ons en de spelers die wij hebben." ujar Gibson Yah, pemain FC Volendam.
Yah juga menambahkan bahwa dinamika dalam fase gugur seperti ini sangat cair sehingga menuntut fokus penuh dari seluruh skuad Volendam sepanjang pertandingan berlangsung.
"We moeten ze gewoon niet onderschatten, want er kan van alles gebeuren in de play-offs. Wij moeten gewoon volle bak gaan en dan geloof ik erin dat het wel goedkomt." kata Gibson Yah.
Sejarah mencatat bahwa klub Eredivisie terakhir kali berhasil menyelamatkan diri dari degradasi melalui jalur play-off terjadi pada sembilan tahun yang lalu.
"Het is aan ons om historie te schrijven en het wel te laten lukken." ucap Gibson Yah.
Pemain muda tersebut bahkan berani menjamin bahwa klubnya akan tetap berkompetisi di divisi utama sepak bola Belanda pada musim depan.
Di sisi lain, laporan Omroep Brabant menunjukkan besarnya dukungan publik Tilburg terhadap Willem II, di mana atmosfer stadion sudah bergemuruh sejak setengah jam sebelum sepak mula dimulai.
Selain penonton di dalam stadion, basis pendukung Willem II juga memadati beberapa lokasi nonton bareng, salah satunya di sportcafé Papa Jim untuk mengawal momentum kebangkitan tim kesayangan mereka.
"De mogelijke promotie leeft echt in Tilburg", kata Bas, karyawan café.