Gerry Cardinale Sebut AC Milan Gagal Total Jika Absen Liga Champions

Share

Tekanan besar kini tengah melanda AC Milan setelah performa mereka sepanjang musim ini dinilai jauh dari ekspektasi publik San Siro.

Padahal, pemilik klub Gerry Cardinale tercatat telah menggelontorkan dana transfer fantastis melebihi 400 juta euro atau berkisar Rp7 triliun sejak mengambil alih kepemilikan pada 2022.

Seperti dikutip dari Bola, ketidakpuasan Cardinale mencuat karena skuad Rossoneri kini terancam tidak mampu mengamankan tiket menuju kompetisi Liga Champions musim depan.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan awal musim yang sempat menjanjikan, sebelum akhirnya grafik penampilan tim merosot secara drastis.

Sejumlah pemain yang didatangkan dengan harga tinggi dinilai belum sanggup memberikan kontribusi masif untuk mendongkrak prestasi klub.

Beberapa nama rekrutan anyar yang mendapat sorotan tajam di antaranya adalah Christopher Nkunku, Alvaro Morata, hingga Noah Okafor.

Investasi besar dari manajemen pun kini mulai dipertanyakan oleh para suporter, terutama melihat rival domestik tampil jauh lebih konsisten di kompetisi Serie A.

Manajemen AC Milan diprediksi bakal melakukan perombakan skuad secara masif pada bursa transfer musim panas mendatang demi memperbaiki kualitas tim.

Langkah evaluasi ini juga membuka peluang dilepasnya sejumlah pemain yang dianggap tidak mampu memenuhi harapan manajemen.

Kekecewaan para pendukung kini kian memuncak setelah AC Milan tercatat hanya mampu mengamankan satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir.

Melalui wawancara terbarunya bersama media Italia, Gerry Cardinale selaku pemimpin RedBird Capital Partners mengungkapkan rasa marahnya atas situasi sulit ini.

"Kalau kami gagal lolos ke Liga Champions, itu adalah kegagalan. Saya marah, pelatih juga marah, dan para pemain pun tidak bahagia," ujar Cardinale.

Pria asal Amerika Serikat ini menyanggah asumsi publik yang menuduh dirinya lebih mementingkan keuntungan bisnis ketimbang aspek prestasi sepak bola.

Meski demikian, Cardinale tidak menampik bahwa realisasi penggunaan dana belanja pemain di pasar transfer belum berjalan secara optimal.

Sebagai bentuk pembenahan, Cardinale mengonfirmasi telah menjalin komunikasi langsung dengan Massimiliano Allegri selaku pelatih tim mengenai rencana masa depan klub.

Selain fokus pada pembenahan performa tim, Cardinale menekankan bahwa pembangunan stadion baru merupakan langkah krusial agar klub mampu bersaing secara finansial.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author