Gedung Putih dan Taylor Swift Terlibat Perselisihan Hak Cipta Audio TikTok

Share

Aplikasi TikTok milik Gedung Putih terlibat perselisihan dengan musisi Taylor Swift akibat penghapusan audio berhak cipta pada konten video politik Presiden Donald Trump, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Tim media sosial Donald Trump mengunggah konten yang memperlihatkan pesta kembang api bersama Melania Trump dengan latar lagu bertajuk august karya Taylor Swift. Tim tersebut juga menambahkan keterangan yang menyindir penyanyi tersebut secara langsung.

Audio dari lagu dalam album Folklore tersebut beserta keterangan sindirannya kini telah hilang dari unggahan TikTok. Penghapusan lagu dipemicu oleh tindakan penegakan hak cipta yang disambut pujian oleh para penggemar Taylor Swift di kolom komentar.

Sebagai bentuk respons atas tindakan pemblokiran audio tersebut, tim media sosial Trump kembali membuat unggahan baru dengan lagu Swift berjudul Red. Mereka mengklaim narasi bahwa sang musisi menulis seluruh album tersebut demi menggambarkan warna identitas Partai Republik.

Sikap politik Donald Trump terhadap Taylor Swift sempat memburuk setelah sang penyanyi memberikan dukungan terbuka kepada Kamala Harris. Kendati demikian, Trump sempat memberikan tanggapan bernada positif saat ditanya jurnalis mengenai kabar pernikahan Swift dengan atlet NFL, Travis Kelce. "Saya mendoakan banyak keberuntungan bagi mereka. Dia adalah pemain hebat dan pria yang baik, dan menurut saya dia adalah orang yang luar biasa, jadi saya mendoakan mereka sukses," ujar Donald Trump.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author