Foxconn Mulai Rakit iPhone 18 Pro di Tiongkok
Manufaktur utama Apple, Foxconn, resmi memulai proses produksi massal untuk lini iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di Zhengzhou serta beberapa kota lainnya di Tiongkok. Langkah ini menandai perubahan strategi peluncuran perangkat Apple yang kini dibagi menjadi dua gelombang utama. Laporan dari media China Securities Journal menyebutkan bahwa Foxconn telah merekrut ratusan ribu pekerja musiman untuk mendukung perakitan ini.
Para pekerja tersebut diberikan bonus masuk sekitar 1.000 euro dan diperkirakan bertahan lebih lama di pabrik untuk merakit varian lain setelah model Pro selesai. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Apple hanya akan merilis tiga model pada September 2026, yakni iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra berlayar lipat. Sementara itu, varian standar seperti iPhone 18, iPhone 18e, dan iPhone Air baru disiapkan untuk meluncur pada musim semi 2027.
Pemisahan jadwal rilis ini bertujuan agar Apple dapat memaksimalkan kapasitas produksi pabrik secara lebih merata sepanjang tahun fiskal. Strategi tersebut sekaligus mengurangi beban pasokan komponen bagi para pemasok cadangan.
Dari segi spesifikasi, iPhone 18 Pro dan Pro Max diprediksi membawa peningkatan pada modul kamera dengan bukaan variabel serta kapasitas baterai yang lebih besar. Kedua perangkat ini disokong prosesor A20 Pro berfabrikasi 2 nanometer. Selain itu, Apple dikabarkan memindahkan sebagian komponen TrueDepth ke bawah layar untuk memperkecil ukuran Dynamic Island. Namun, kenaikan harga komponen RAM dan memori NAND berpotensi menaikkan harga jual seri Pro ini hingga 300 dolar AS per unit.