Fortuna Sittard Kalahkan Cambuur Tiga Satu Pada Pekan Kedua Eredivisie

Share

Fortuna Sittard mengamankan kemenangan 3-1 atas Cambuur pada laga pekan kedua Liga Belanda 2026-2027 di Fortuna Sittard Stadium, Sabtu, 15 Agustus 2026. Hasil ini menjaga catatan tidak terkalahkan klub dalam dua laga awal Eredivisie.

Dua penggawa Timnas Indonesia, Justin Hubner dan Ole Romeny, tampil sejak awal laga. Hubner mengawal lini pertahanan bersama Syb van Otelle dan Pinto, sementara Romeny mengisi posisi gelandang serang mendampingi Mohammed Ihattaren untuk menopang penyerang utama Lequincio Zeefuik.

Tuan rumah membuka keunggulan pada menit keenam lewat sundulan Philip Brittijn yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Sembilan menit berselang, Lequincio Zeefuik menggandakan keunggulan Fortuna Sittard melalui skema serangan balik cepat.

Cambuur sempat memperkecil kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-22 via gol Rafik El Arguioui. Hubner nyaris memperlebar keunggulan Fortuna Sittard melalui tandukan memanfaatkan umpan tendangan bebas, namun bola menyamping tipis dari gawang.

Romeny juga menebar ancaman lewat dua peluang emas yang digagalkan kiper Thijs Jansen pada menit kelima dan akhir babak pertama. Fortuna Sittard akhirnya mengunci kemenangan 3-1 melalui gol Shiloh Zand pada masa perpanjangan waktu babak kedua.

Tambahan tiga poin ini menempatkan Fortuna Sittard di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan. Capaian tersebut diperoleh setelah pada laga pembuka, Minggu, 9 Agustus 2026, Fortuna Sittard bermain imbang 2-2 melawan PSV Eindhoven.

Dalam laga kontra PSV Eindhoven tersebut, Romeny mencetak gol debutnya memanfaatkan kesalahan sundulan dari bek PSV, Ryan Flamingo, pada menit ke-42.

"Saat itu ada bola lambung yang memantul. Saya berniat menyundulnya ke arah kiper tetapi bola justru jatuh di kaki Ole dan dia mencetak gol," ujar Ryan Flamingo, bek PSV Eindhoven.

Kesalahan tersebut sempat membuat pertahanan lawan tertekan di paruh pertama pertandingan Eredivisie tersebut.

"Itu murni sebuah kesalahan. Selanjutnya tugas saya adalah membalikkan keadaan. Tentu saja sempat ada rasa marah, tetapi Anda tahu masih ada 45 menit tersisa dan Anda harus bangkit," kata Ryan Flamingo, bek PSV Eindhoven.

Flamingo kemudian membayar tuntas blundernya dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-55, sebelum Noah Fernandez membawa PSV unggul pada menit ke-74. Kemenangan PSV yang sudah di depan mata sirna setelah Edouard Michut mencetak gol pada masa injury time untuk memaksakan hasil imbang 2-2.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author