FMJM Gelar Aksi Jaga Jakarta Jaga Indonesia pada 27 Agustus 2026
Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) bersama masyarakat Pandalungan Kabupaten Jember mengumumkan rencana menggelar aksi bertajuk 'Jaga Jakarta, Jaga Indonesia' di Jakarta pada 27 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Aksi ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan program-program strategis pemerintah.
Koordinator Lapangan Aksi, Kamiludin, menjelaskan bahwa langkah ini dipicu oleh kesadaran akan peran vital Jakarta sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan kehidupan nasional. Oleh karena itu, menjaga kondusivitas ibu kota dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas NKRI secara menyeluruh.
"Forum Masyarakat Jember Maju memandang bahwa pembangunan nasional membutuhkan stabilitas, persatuan, dan partisipasi aktif masyarakat. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini menjalankan berbagai agenda transformasi nasional melalui Asta Cita, program prioritas pemerintah, penguatan ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan dan energi, hilirisasi, pembangunan sumber daya manusia, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Kamiludin dalam keterangan tertulis pada Senin (24/8/2026).
Kamiludin menambahkan bahwa keterlibatan publik sangat diperlukan untuk mengawal kebijakan strategis negara, termasuk pembentukan Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah melalui Keppres Nomor 4 Tahun 2026 demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Pemerintah juga telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi melalui Keppres Nomor 4 Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mempercepat program-program strategis dan penguatan ekonomi kerakyatan. Karena itu, masyarakat tidak cukup hanya menjadi penonton pembangunan. Masyarakat harus menjadi bagian dari solusi dan ikut menciptakan suasana yang memungkinkan pembangunan berjalan secara aman, demokratis, dan berkelanjutan," sambungnya.
Ia juga menegaskan bahwa gerakan ini tidak bertujuan untuk membungkam daya kritis masyarakat terhadap jalannya pemerintahan.
"Dukungan terhadap pemerintah bukan berarti menutup ruang kritik. Sebaliknya, masyarakat tetap memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi dan melakukan kontrol sosial secara konstruktif sesuai koridor demokrasi dan hukum," jelasnya.
Keberangkatan rombongan dari Kabupaten Jember menuju ibu kota telah dijadwalkan secara terstruktur demi mengawal pergerakan tersebut.
"Kami Forum Masyarakat Jember Maju dan Masyarakat Pandalungan Kabupaten Jember akan berangkat ke Jakarta pada tanggal 27 Agustus 2026 untuk mengawal langsung Gerakan Nasional 'Jaga Jakarta, Jaga Indonesia'," sambungnya.
Dalam aksi mendatang, FMJM membawa tujuh poin tuntutan utama, antara lain menjaga keutuhan NKRI, memastikan keamanan Jakarta sebagai pusat pemerintahan, mendukung program strategis pro-rakyat, serta mendorong partisipasi publik dalam ekonomi kerakyatan. Selain itu, mereka menolak segala bentuk provokasi, kekerasan, dan ujaran kebencian, sembari mengutamakan penyampaian aspirasi secara damai dan memperkuat semangat gotong royong.