Platform Aset Digital FLOQ Raih Investasi Strategis US$ 11,3 Juta
Platform aset digital FLOQ sukses mengantongi investasi strategis senilai US$ 11,3 juta, seperti dilansir dari Detik Finance. Suntikan dana segar ini diperoleh dalam kurun waktu belum genap satu tahun sejak peluncuran platform pada Mei 2025.
Sejumlah investor swasta dan institusi strategis terlibat dalam pendanaan ini. Beberapa di antaranya meliputi Ascent, Sharpbyte, HFX Group, MD Capital, serta beberapa investor lainnya.
Selain pencapaian modal, platform ini telah membukukan 1,8 juta pengguna terdaftar. Perusahaan juga mendapatkan penghargaan sebagai pedagang aset kripto dengan pertumbuhan tercepat dari Bursa Kripto CFX.
Manajemen akan mengalokasikan investasi ini untuk mempercepat pengembangan bisnis. Rencana tersebut mencakup penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan keamanan sistem, pengembangan produk, serta penguatan kepatuhan regulasi di Indonesia.
Arah pertumbuhan dan kekuatan tim manajemen menjadi dasar utama keyakinan para investor. Kepemimpinan FLOQ di bawah CEO dan Founder Yudhono Rawis menjadi salah satu faktor kunci kepercayaan tersebut.
Yudhono Rawis sebelumnya menjabat sebagai CEO Tokocrypto dan memimpin perusahaan hingga proses akuisisi oleh Binance. Ia juga memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di bidang strategis dan jasa keuangan, termasuk di KPMG Indonesia.
"Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan para investor kepada FLOQ. Kami menyadari kondisi pasar global saat ini tidak mudah, dan iklim penggalangan dana di industri teknologi maupun aset digital sedang menghadapi tantangan yang signifikan. Di tengah situasi tersebut, keberhasilan FLOQ menutup pendanaan strategis ini menjadi validasi penting terhadap arah pertumbuhan perusahaan, kekuatan tim, serta potensi jangka panjang industri aset digital di Indonesia," ujar CEO dan Founder FLOQ Yudhono Rawis dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).
Pertumbuhan perusahaan tidak hanya diukur dari kuantitas pengguna. Fokus utama terletak pada kemampuan membangun fondasi bisnis yang kuat, operasional berkelanjutan, dan kepercayaan pengguna jangka panjang.
"Kami percaya masa depan industri ini akan dibangun oleh perusahaan yang mampu menggabungkan inovasi, tata kelola yang baik, kepatuhan regulasi, dan fokus jangka panjang terhadap kepercayaan pengguna. FLOQ ingin menjadi bagian dari perjalanan tersebut," lanjutnya.
Langkah bisnis platform ini dirancang untuk menghadapi era regulasi yang lebih matang di Indonesia. Hal ini sejalan dengan transisi pengawasan industri ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan integrasi ke sistem keuangan nasional.
Pendanaan baru ini bakal menyokong tiga pilar utama pengembangan produk. Pilar pertama difokuskan pada pengembangan produk derivatif aset digital untuk melayani kebutuhan pengguna ritel maupun institusional.
Pilar kedua adalah integrasi yang lebih erat dengan institusi keuangan tradisional. Langkah ini bertujuan untuk membuka akses yang lebih luas dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.
Pilar ketiga berupa peluncuran FLOQ Academy sebagai inisiatif edukasi dan perlindungan konsumen. Program ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital serta mendorong pengambilan keputusan investasi yang lebih bijak.
Mendukung Inklusi Ekonomi Digital Nasional
Indonesia dinilai memiliki fondasi struktural kuat sebagai pasar aset digital potensial global. Potensi ini didukung oleh populasi muda yang besar, penetrasi digital yang tinggi, dan kebutuhan akses keuangan inklusif.
Sektor ini berkomitmen mendukung inisiatif strategis seperti pengembangan stablecoin berbasis Rupiah. Program nasional yang mendorong inklusi keuangan dan adopsi teknologi finansial juga menjadi prioritas.
Kolaborasi strategis dengan ekosistem keuangan diharapkan membawa dampak luas bagi masyarakat yang belum terlayani sistem konvensional. Ke depan, fokus tetap pada pengembangan teknologi dan kemudahan akses layanan.