6 Film Indonesia Berprestasi di Festival Film Internasional

Share

Berikut adalah 6 film Indonesia yang berhasil meraih penghargaan serta mendapat perhatian di ajang festival film internasional.

  • Kucumbu Tubuh Indahku (2018) — Film garapan Garin Nugroho ini meraih Bisato D'Oro Award di Venice Independent Film Critics 2018, Cultural Diversity Award di Asia Pacific Screen Awards 2018, dan Film Terbaik di Festival des 3 Continents 2018. Mengikuti kisah Juno, seorang penari Lengger yang memahami dirinya lewat seni tari tradisional Banyumas, film berlabel 18+ ini dapat ditonton di Netflix.
  • Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021) — Disutradarai Edwin dan diadaptasi dari novel Eka Kurniawan, film ini meraih Golden Leopard di Locarno Film Festival 2021 serta berkompetisi di Tokyo International Film Festival 2021. Menceritakan Ajo Kawir yang mengalami disfungsi seksual dan jalinan hubungannya dengan Iteung, film berlabel 17+ ini tersedia di Netflix.
  • Before, Now & Then (2022) — Karya Kamila Andini ini meraih Jury Prize di Festival Film Internasional Brussels 2022, sementara Laura Basuki memenangkan Silver Bear untuk Best Supporting Performance di Berlin 2022. Berlatar Jawa Barat era 1960-an, film ini mengisahkan Nana yang membangun kehidupan baru pasca-konflik dan dapat disaksikan di Prime Video.
  • Autobiography (2022) — Film panjang perdana Makbul Mubarak ini memenangkan Best Film kategori Asian New Director di Hainan International Film Festival 2022 dan FIPRESCI Prize di Festival Film Venesia 2022. Mengisahkan Rakib yang bekerja untuk seorang purnawirawan calon bupati, film berlabel 17+ ini tayang di Prime Video.
  • Pangku — Debut Reza Rahadian sebagai sutradara ini meraih empat penghargaan di Busan International Film Festival 2025, termasuk KB Vision Audience Award dan FIPRESCI Award. Menceritakan Sartika yang dijebak bekerja di kedai kopi pangku setelah ditolong saat hamil, film berlabel 17+ ini dapat disaksikan di Netflix.
  • Empat Musim Pertiwi (2026) — Film karya Kamila Andini ini dipastikan melakukan pemutaran perdana dunia dalam program Centrepiece di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026 yang berlangsung pada 10-20 September 2026 di Kanada. Dibintangi Putri Marino dan Arya Saloka, film ini juga menandai kembalinya Kamila Andini ke TIFF.
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author