Filipe Luis Evaluasi Taktik Monaco Usai Tekuk Getafe
Pelatih AS Monaco Filipe Luis menilai skema taktik yang diterapkan timnya mulai menunjukkan perkembangan positif usai meraih kemenangan 1-0 atas Getafe pada pertandingan uji coba pra-musim di Stade Louis-II, Kamis malam, 6 Agustus 2026.
Hasil positif klub berjuluk Les Rouge et Blanc tersebut ditentukan oleh gol tunggal Paris Brunner melalui eksekusi penalti pada menit ke-65, usai pemain lawan melakukan pelanggaran handsball di dalam kotak terlarang.
Kemenangan tipis ini menjadi hasil positif kedua bagi Monaco dari empat laga persiapan estival mereka, setelah sebelumnya mencatat kemenangan 5-2 atas Saint-Priest, kekalahan 0-2 dari Sporting Portugal, dan hasil imbang 3-3 melawan Cercle Bruges.
Usai laga tersebut, juru taktik asal Brasil itu menyampaikan evaluasi menyeluruh terkait performa anak asuhnya di lapangan.
"Memang benar saya merasa permainan sudah lebih sesuai dengan apa yang saya gaungkan, dan saya menyukai hal itu, karena banyak perubahan telah dilakukan dan tim melakukan apa yang saya cari secara taktis, terutama di lini pertahanan," kata Filipe Luis, Pelatih AS Monaco.
Ia juga menambahkan pandangannya terkait adaptasi skema yang dijalankan para pemain serta pentingnya memahami konsep yang telah dilatih.
"Ini mungkin perubahan besar bagi beberapa pemain, yang terbiasa melakukan hal lain. Namun mereka melakukan apa yang ingin saya lihat, jadi saya sangat puas dengan hasilnya, meskipun hasil tidak terlalu penting dalam persiapan, walau menang itu tetap penting. Namun yang terpenting adalah melihat konsep-konsep yang dilatih saat latihan. Saya mulai melihatnya sekarang di lapangan, dan mereka mulai memahami ide tersebut," kata Filipe Luis, Pelatih AS Monaco.
Di tengah kegembiraan atas kemenangan timnya, Filipe Luis turut menyampaikan keprihatinannya terhadap pemain tim lawan yang mengalami cedera.
"Saya ingin menyampaikan simpati untuk Christantus Uche! Saya sangat menyesal untuknya, karena dia tampaknya mengalami cedera serius. Saya benar-benar sangat menyesal untuk itu.
Kami tidak pernah ingin melihat pemain cedera di lapangan. Saya mendoakan agar dia cepat sembuh dan berharap dia bisa segera kembali bertanding. Sekali lagi saya minta maaf atas apa yang terjadi!" ujar Filipe Luis, Pelatih AS Monaco.
Juru taktik tersebut lantas memaparkan target serta ambisinya bersama skuat Monaco untuk menghadapi kompetisi mendatang.
"Saya selalu memiliki ambisi besar. Saya selalu menyiapkan pertandingan untuk menang. Dan saya selalu percaya bahwa kami bisa melakukannya.
Kemudian, tentu saja, saya tahu realitasnya, tetapi Anda bisa percaya pada saya bahwa setiap pertandingan yang saya hadapi, saya mengincarnya untuk kemenangan. Di pra-musim, pertandingan amical seperti yang kami jalani melawan Sporting memperlihatkan mereka berada jauh di depan kami. Dan hari ini, bagus juga untuk merasakan dan melihat di mana posisi kami saat ini mengenai kualitas para pemain.
Tidak hanya kualitas dalam menyerang dan saat menguasai bola, tetapi juga kualitas bertahan. Jadi penting bagi kami untuk melihatnya, dan dari sana, ini berfungsi sebagai panduan untuk mengidentifikasi apa yang perlu kami tingkatkan," ujar Filipe Luis, Pelatih AS Monaco.
Selain performa tim senior, perkembangan para pemain muda yang tampil pada babak kedua juga mendapat perhatian khusus dari sang manajer.
"Apakah Anda melihat kualitas yang mereka miliki? Wow, saya benar-benar terkesan dengan mereka! Saya tidak ingin menyebutkan nama, tetapi apa yang paling saya sukai adalah cara mereka ingin belajar.
Saya katakan kepada Ivan (Palanco) minggu ini, itu mengejutkan saya karena ketika kami mengajari mereka sesuatu, mereka benar-benar ingin mempelajarinya. Mereka menatap mata Anda, meminta video, konten, dan konsep. Dan itulah satu-satunya cara bagi pemain untuk berkembang!
Kualitas tidak bisa kita buat-buat, mereka harus membawanya sendiri dengan bakat mereka. Namun sisanya, bisa kita kerjakan. Dan sejujurnya, saya sangat bahagia karena mereka memiliki percikan itu di mata mereka dan ingin berkembang," tutur Filipe Luis, Pelatih AS Monaco.
Dalam laga tersebut, Monaco harus bermain dengan 10 pemain pada menit ke-78 setelah Christian Mawissa diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Meski kalah jumlah pemain di sisa waktu pertandingan, skuad asuhan Filipe Luis berhasil menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Manajemen Monaco selanjutnya dijadwalkan memboyong tim untuk menjalani pemusatan latihan di Inggris. Klub Liga Prancis tersebut bakal melakoni dua pertandingan uji coba terakhir menghadapi Liverpool pada hari Minggu dan Coventry lima hari berselang, sebelum memulai laga perdana Ligue 1 musim 2026-2027 melawan Le Havre pada 23 Agustus 2026.