FIFA Tolak Gugatan Belgia Terkait Sanksi Folarin Balogun
Komite Banding FIFA resmi menolak gugatan Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) mengenai pembatalan sanksi penyerang Amerika Serikat Folarin Balogun menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Selasa (7/7).
Dilansir dari Kupang Antaranews, keputusan ini membuat Balogun dipastikan bisa memperkuat tim nasional Amerika Serikat. FIFA menilai RBFA tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan banding karena bukan bagian dari proses disiplin sang pemain.
Sebelumnya, Balogun mendapat kartu merah saat melawan Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar. Namun, Komite Disiplin FIFA menangguhkan hukuman larangan satu pertandingan tersebut setelah adanya intervensi dari berbagai pejabat pemerintahan Amerika Serikat.
Pihak Belgia menyatakan keberatan karena tidak mendapatkan transparansi mengenai dokumen penangguhan tersebut dari otoritas sepak bola tertinggi di dunia.
"Hingga saat ini, RBFA masih belum menerima dasar keputusan tersebut. Kami juga belum memperoleh salinan keputusan, penjelasan yang menyatakan pemain tersebut memenuhi syarat untuk tampil, maupun laporan wasit yang telah kami minta sejak awal proses. Hal ini merupakan pelanggaran terhadap regulasi FIFA," tegas pernyataan resmi RBFA.
Federasi tersebut juga mengancam akan memperkarakan keabsahan skuad Amerika Serikat jika Balogun tetap dimasukkan ke dalam daftar susunan pemain.
"RBFA telah memberi tahu Federasi Sepak Bola Amerika Serikat bahwa kami menggugat kelayakan pemain tersebut apabila namanya tercantum dalam daftar pemain. Dengan demikian, seluruh langkah hukum lebih lanjut tetap terbuka," lanjut pernyataan tersebut.
Hingga saat ini, RBFA menegaskan tetap membuka segala peluang untuk menempuh jalur hukum lanjutan demi memprotes keputusan Komite Banding FIFA tersebut.