FFF Siapkan Pengumuman Zinedine Zidane Sebagai Pelatih Timnas Prancis

Share

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) bersiap resmi memperkenalkan Zinedine Zidane sebagai pelatih baru tim nasional Prancis dalam konferensi pers di markas besar Paris pada Selasa, 28 Juli 2026. Penunjukan ini dilakukan untuk menggantikan Didier Deschamps yang menyudahi masa jabatannya selama 14 tahun usai kekalahan Les Bleus di semifinal Piala Dunia 2026.

Presiden FFF Philippe Diallo dijadwalkan memimpin acara pengumuman tersebut setelah menggelar rapat luar biasa komite eksekutif federasi pada pagi harinya. Langkah ini menandai kembalinya Zidane ke dunia kepelatihan setelah lima tahun hiatus sejak meninggalkan Real Madrid pada musim 2020-2021.

Mantan penyerang timnas Prancis Karim Benzema memberikan dukungan penuh atas penunjukan mantan pelatihnya di Real Madrid tersebut.

"Dia adalah seorang legenda, dia adalah kakak laki-laki," kata Benzema, mantan striker timnas Prancis.

Benzema menambahkan bahwa dirinya merasa sangat gembira jika mantan mentornya itu resmi menjabat sebagai juru taktik Les Bleus.

"Apakah saya senang dia menjadi pelatih Les Bleus? Saya tidak tahu pasti apakah itu dia, tetapi jika itu dia, ya, saya sangat senang," ujar Benzema, pemain Al-Hilal.

Di bawah asuhan Zidane di Real Madrid, Benzema mencatatkan 108 gol dan meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun dari 2016 hingga 2018. Zidane sendiri membawa rekam jejak mentereng dengan filosofi permainan berbasis penguasaan bola dan fleksibilitas taktik, seperti formasi 4-3-3, 4-4-2, hingga 4-2-3-1.

Dalam konferensi pers pertamanya saat melatih Real Madrid dahulu, Zidane sempat mengungkapkan visi utamanya dalam mengasuh tim.

"Target saya adalah agar para pemain bersenang-senang di lapangan," kata Zidane, pelatih sepak bola.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan bola dan keberanian dalam mengambil keputusan di lapangan.

"Saya ingin tim saya bermain, mengalirkan bola kapan pun mereka menguasainya, mengoper ke depan dari belakang dan membuat keputusan terbaik sebelum mereka menerimanya," ujar Zidane, mantan pelatih Real Madrid.

Zidane menilai pengalaman panjangnya berinteraksi dengan para pemain bintang menjadi modal penting dalam mengelola kamar ganti tim nasional.

"Saya bekerja dengan banyak pelatih dan beberapa pemain berbakat yang memiliki ego besar. Saya tahu ruang ganti dan saya tahu betul bagaimana pemain berpikir. Itu penting bagi saya," kata Zidane.

Kehadiran Zidane diyakini bakal membawa angin segar serta potensi kejutan dalam komposisi skuad Prancis menghadapi kampanye UEFA Nations League. Salah satu nama muda yang berpeluang mendapat panggilan perdana adalah penyerang Bournemouth berusia 20 tahun, Eli Junior Kroupi, yang mengemas 13 gol di Premier League musim lalu.

Pengamat sepak bola Elton Mokolo menilai Kroupi menjadi kandidat kuat pemanggilan pertama di era baru ini.

"Kejutan pertama untuk pemusatan latihan pertama Zidane di tim Prancis? Dalam hal keinginan, secara spontan saya menyebut Eli Junior Kroupi terkait apa yang mampu dia lakukan di Bournemouth. Di tim Prancis dan di sektor ofensif yang bisa Anda perluas, Anda bisa melihat Eli Kroupi dalam siklus empat pertandingan Nations League," kata Mokolo, analis RMC.

Kroupi yang memiliki paspor Prancis, Pantai Gading, dan Portugal dipastikan telah memilih untuk membela timnas Prancis. Pelatih Portugal Roberto Martinez sempat mengonfirmasi kontak dengan sang pemain pada Mei lalu, namun penyerang muda tersebut mantap menunggu kesempatan debutnya bersama Les Bleus di bawah arahan Zidane.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author