Fenomena Astronomi Agustus 2026: Dari Gerhana Hingga Meteor

Share

Langit malam sepanjang Agustus 2026 akan dipenuhi oleh 6 fenomena astronomi menarik yang layak untuk disaksikan.

  • 12 Agustus – Bulan Baru — Terjadi pukul 17.37 UTC saat Bulan berada di sisi yang sama dengan Matahari, menciptakan langit malam yang gelap ideal untuk mengamati objek redup seperti galaksi dan nebula.
  • 12 Agustus – Gerhana Matahari Total — Fenomena ketika Bulan menutupi seluruh piringan Matahari, melintasi Samudra Arktik, Greenland, Islandia, Samudra Atlantik, dan Spanyol, namun tidak melintasi Indonesia.
  • 12-13 Agustus – Hujan Meteor Perseid — Mencapai puncaknya dengan potensi hingga 60 meteor per jam yang berasal dari sisa debu komet 109P/Swift-Tuttle tanpa gangguan cahaya Bulan.
  • 15 Agustus – Venus di Posisi Terbaik — Venus mencapai elongasi timur terbesar sebesar 45,9 derajat dari Matahari, membuatnya berada di posisi tertinggi dan tampak sangat terang di langit barat setelah Matahari terbenam.
  • 28 Agustus – Bulan Purnama — Terjadi pukul 04.19 UTC dan dikenal dalam tradisi masyarakat asli Amerika Utara sebagai Sturgeon Moon, Green Corn Moon, atau Grain Moon.
  • 28 Agustus – Gerhana Bulan Sebagian — Sebagian permukaan Bulan tampak menggelap karena memasuki bayangan umbra Bumi, dapat diamati dari wilayah Amerika, Atlantik, Eropa, dan Afrika, tetapi tidak terlihat dari Indonesia.
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author