Fenerbahce Tumbang dari Genclerbirligi Pada Pekan Perdana Super Lig

Share

Dua gol serangan balik yang dicetak Franco Tongya dan Ogulcan Ulgun memaksa Fenerbahce bertekuk lutut 1-2 di markas Genclerbirligi dalam laga pekan perdana Super Lig di Eryaman Stadyumu. Lini pertahanan klub berjuluk Sari-lacivertliler tersebut menjadi sorotan tajam setelah gagal mempertahankan keunggulan awal dari gol Anderson Talisca.

Kekalahan ini memutus catatan impresif sekaligus menandai kemenangan kandang pertama Genclerbirligi atas Fenerbahce dalam kurun waktu 11 tahun terakhir. Kinerja barisan belakang Fenerbahce yang rentan terhadap skema serangan cepat lawan langsung memicu kritik keras dari para pemain bertahan mereka sendiri.

Bek tengah Fenerbahce, Nathan Ake, menilai timnya lengah dalam mengantisipasi skema transisi cepat yang dilancarkan oleh tim tuan rumah.

"Akan ada banyak permainan seperti ini musim ini. Dalam situasi seperti ini, sangat penting untuk berbagi peran di lini belakang dengan baik. Dua gol tercipta dari serangan balik setelah kita kehilangan bola.

Kita harus lebih baik sebagai tim. Kita harus melakukan yang lebih baik. Saya pikir kita akan melakukannya," kata Ake kepada beIN Sports.

Rekan duetnya di barisan pertahanan, Milan Skriniar, menyampaikan kekecewaan mendalam atas kesalahan mendasar yang dilakukan timnya sepanjang laga.

"Utang besar! Kendi kendimize maçı kaybettik. Yaptığımız hatalarla kaybettik.

Maçtan önce net konuştuk, rakip bekleyecekti hatamızı, bundan faydalanmaya çalışacaktı. Bu oldu. Konuşması zor şu anda benim için.

Kendi kendimize kaybettik. Rakip kalede şanslar yarattık ama maalesef olmadı. Kendi hatalarımızdan goller yedik.

Aynı hikaye. Söyleyebileceğim şey bu," ujar Skriniar dilansir dari ntv.com.tr.

Pemain asal Slovakia tersebut menambahkan bahwa kepanikan sempat melanda barisan pemain usai tertinggal dari tim lawan.

"Malu! Kita kalah oleh diri kita sendiri. Kita kalah karena kesalahan yang kita buat.

Sebelum pertandingan kita sudah bicara dengan jelas, lawan akan menunggu kesalahan kita dan mencoba memanfaatkannya. Hal itu terjadi. Sulit bagi saya untuk berbicara sekarang.

Kita kalah oleh diri kita sendiri. Kita menciptakan peluang di gawang lawan, tetapi sayangnya tidak terjadi gol. Kita kebobolan gol dari kesalahan kita sendiri.

Cerita yang sama. Itu yang bisa saya katakan," tutur Skriniar.

Kekalahan pada laga pembuka ini menempatkan Fenerbahce pada posisi sulit untuk memulai persaingan papan atas liga musim 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author