FC Twente Kecewa Mees Hilgers Mangkir dari Latihan Pramusim
Manajemen klub asal Belanda FC Twente menyatakan kekecewaan mendalam setelah bek Timnas Indonesia Mees Hilgers mangkir tanpa penjelasan resmi dari dua sesi latihan perdana pramusim yang digelar pada Senin (22/6/2026) dan Selasa (23/6/2026). Dilansir dari media Belanda Tubantia via NU, Hilgers yang kini berusia 25 tahun seharusnya sudah melapor di markas klub Enschede karena kontraknya otomatis diperpanjang hingga musim panas 2027 akibat proses pemutusan yang tidak diselesaikan agennya sebelum tenggat waktu 16 Mei. Pihak manajemen FC Twente menegaskan tidak akan tinggal diam dan segera memanggil pemain keturunan Indonesia-Belanda tersebut untuk meminta klarifikasi mengenai situasi kontrak serta ketidakhadirannya.
"Itu harusnya sudah jelas bahwa kami akan berbicara kepadanya mengenai hal ini," kata FC Twente kepada media Belanda, Tubantia, via NU.
Klub berjuluk The Tukkers tersebut sedang mengumpulkan skuad lebih awal karena harus bersiap menghadapi babak kualifikasi Liga Europa melawan wakil Hungaria Ferencvaros atau FK Vojvodina dari Serbia pada 23 dan 30 Juli mendatang setelah finis di peringkat keempat Eredivisie musim lalu. "Mees Hilgers adalah pemain yang masih terikat kontrak dengan FC Twente. Ia seharusnya hadir dalam latihan," demikian pernyataan FC Twente terkait absennya Hilgers.
Sebelum mangkir dari latihan, Hilgers sempat berada di Jakarta pada akhir Mei 2026 untuk menjalani pemulihan cedera ligamen lutut anterior (ACL) bersama Timnas Indonesia dan kemudian berlibur di Bali bersama kekasihnya. Situasi pelik ini mendapat sorotan tajam dari jurnalis senior media Belanda De Telegraaf, Valentijn Driessen, yang mengkritik keras agen sang pemain, Sinouh, karena dianggap melakukan blunder fatal dalam mengurus perpanjangan kontrak otomatis tersebut.
"Itu tindakan bodoh (agen tak memutus kontrak)," kata Valentijn Driessen seperti dikutip Superball.id dari Voetbal Primeur. Driessen menambahkan bahwa Hilgers kini berada dalam posisi yang sangat merugikan karena hubungan yang memburuk dengan pihak klub berpotensi membuat sang bek kembali dibekukan dari skuad utama sepanjang musim depan. "Anak itu sudah berada dalam situasi yang sangat sulit, jadi menurut saya masuk akal untuk mengetahui aturan dan mengakhiri kontrak tersebut tepat waktu," imbuh Driessen.
Hilgers sendiri belum bermain kompetitif sejak akhir tahun 2025 akibat cedera lutut parah dan ketidaksepakatan kontraktual di awal musim lalu bersama produk asli akademi Twente tersebut.
"Sekarang dia secara otomatis memperpanjang kontraknya dan terikat dengan Twente selama satu tahun lagi," kata Valentijn Driessen melanjutkan. Menurut Driessen, ketegangan ini akan berdampak buruk bagi masa depan karier sepak bola Hilgers jika manajemen klub memilih untuk memberikan sanksi tegas dengan tidak memainkannya. "Meskipun dia awalnya tidak ingin menandatangani kontrak baru," imbuhnya.
Selain masalah absen latihan, Hilgers juga sempat menuai kritik publik Belanda setelah terlihat mengikuti sesi latihan mandiri bersama mantan pemain Manchester United, Donny van de Beek, dengan mengenakan jersey Feyenoord Rotterdam yang merupakan klub rival FC Twente.
"Ini sangat buruk bagi Twente dan anak itu karena dia tidak bisa bermain sepak bola selama setahun penuh," kata Driessen melanjutkan. Kondisi hubungan yang semakin memanas ini diprediksi tidak akan selesai dengan mudah mengingat FC Twente memilih untuk bersikap kaku dan tegas terhadap pelanggaran disiplin sang pemain.
"Seharusnya tidak seperti itu, Twente terus bersikap keras sekarang, terlepas dari kesalahan yang dilakukan Sinouh (Agen Hilgers)," pungkas Driessen. "Mereka mengatakan: kami akan membuatmu menunggu satu year lagi. Itu tentu akan menyedihkan," pungkasnya.
Jurnalis De Telegraaf lainnya, Mike Verweij, menyebutkan bahwa perselisihan internal yang berlarut-larut antara Mees Hilgers dan pihak manajemen FC Twente berpotensi besar dibawa hingga ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).