FC St Pauli Bersiap Hadapi Spielvereinigung Greuther Fuerth
Klub sepak bola FC St. Pauli bersiap mengarungi kompetisi 2. Bundesliga musim 2026/2027 dengan melakoni laga kandang melawan SpVgg Greuther Fuerth pada Minggu, 9 Agustus 2026 pukul 13.30 waktu setempat di Stadion Millerntor.
Pertandingan pembuka ini menjadi awal perjalanan anyar bagi klub asal Hamburg tersebut setelah terdegradasi dari kasta tertinggi Bundesliga pada musim lalu sebagai juru kunci klasemen.
Menghadapi musim baru, manajemen klub melakukan perombakan di sektor kepelatihan dan skuad. Marcel Rapp ditunjuk sebagai pelatih baru menggantikan Alexander Blessin. Tim juga kehilangan sejumlah pemain kunci seperti mantan kapten Jackson Irvine yang pindah ke Cerezo Osaka, serta Hauke Wahl, Nikola Vasilj, dan Manolis Saliakas.
Untuk mengisi kekosongan, klub mendatangkan pemain baru seperti Branimir Hrgota dari Greuther Fuerth dan Marcus Mathisen dari 1. FC Magdeburg. Ban kapten kini dipegang oleh bek tengah asal Austria, David Nemeth.
Direktur Olahraga FC St. Pauli, Andreas Bornemann, menyampaikan kesiapan tim dalam menyambut dimulainya kompetisi.
"Kami siap untuk memulai liga. Persiapan sejauh ini berjalan baik, gagasan permainan pelatih dapat terlihat dengan jelas," ujar Andreas Bornemann, Direktur Olahraga FC St. Pauli.
Bornemann menjelaskan bahwa pelepasan beberapa pemain berpengalaman merupakan bagian dari penataan ulang struktur tim.
"Pemain-pemain berpengalaman yang membentuk tim dalam beberapa tahun terakhir telah meninggalkan kami," kata Andreas Bornemann, Direktur Olahraga FC St. Pauli.
Ia menambahkan bahwa perubahan ini bukan bentuk pembongkaran total melainkan pengembangan terarah.
"Secara olahraga, kami tidak melihat ini sebagai pembongkaran total, melainkan pengembangan yang terarah. Hirarki dalam skuad ditata ulang, sementara pada saat yang sama kami dapat mengandalkan fondasi pemain yang luas. Banyak yang telah mengumpulkan pengalaman di Bundesliga atau membuktikan kualitas mereka di 2.
Bundesliga," ujar Andreas Bornemann, Direktur Olahraga FC St. Pauli.
Terkait perekrutan pemain baru, Bornemann menekankan pentingnya faktor pengalaman dalam mengisi posisi kepemimpinan.
"Karena adanya pemain yang keluar, pengalaman menjadi ciri penting bagi kami, misalnya pada perekrutan Marcus Mathisen dan Hrgota. Keduanya mengenal liga ini dan merupakan pemain pemimpin di klub mereka sebelumnya," kata Andreas Bornemann, Direktur Olahraga FC St. Pauli.
Ia juga melihat potensi kepemimpinan pada jajaran pemain yang ada di dalam skuad saat ini.
"Selain itu, kami melihat potensi pada pemain seperti David Nemeth, Ben Voll, atau Martijn Kaars untuk mengambil peran memimpin di dalam tim," ujar Andreas Bornemann, Direktur Olahraga FC St. Pauli.
Mengenai target musim ini, pihak manajemen memilih bersikap realistis mengingat jendela transfer masih terbuka hingga 1 September.
"Jendela transfer masih terbuka hampir satu bulan, dan saat ini kami belum tahu bagaimana skuad dari 17 pesaing kami di liga nantinya. Oleh karena itu, sekarang bukan saatnya untuk merumuskan target musim secara pasti," kata Andreas Bornemann, Direktur Olahraga FC St. Pauli.
Meskipun demikian, ia menegaskan kondisi finansial klub berada dalam status yang stabil.
"Kami memasuki 2. Bundesliga dengan sehat. Kami memiliki struktur skuad yang dibangun secara terarah dan struktur gaji yang wajar.
Hal ini memberi kami fondasi yang stabil untuk melanjutkan jalan yang telah kami ambil secara konsisten," ujar Andreas Bornemann, Direktur Olahraga FC St. Pauli.
Pemain anyar Branimir Hrgota memberikan pandangannya mengenai komunikasi di dalam tim untuk membangun hirarki baru.
"Setiap orang harus menerapkan hal-hal yang diminta di posisinya masing-masing. Di dalam tim, Anda membutuhkan banyak orang yang bersuara nyaring dan berkomunikasi," kata Branimir Hrgota, Pemain FC St. Pauli.
Dari sisi manajemen eksekutif, Presiden FC St. Pauli Oke Goettlich menegaskan arah strategis klub yang tetap mengacu pada target jangka panjang.
"Kami telah mengikuti strategi Top-25 kami selama bertahun-tahun. Artinya: Ambisi kami adalah menjadi bagian dari 25 klub terbaik di Jerman, yang selalu berhasil kami capai dalam beberapa tahun terakhir. Itu berarti setidaknya mencapai peringkat ketujuh di 2.
Bundesliga atau bermain di tingkat yang lebih tinggi. Kami terus berpedoman pada hal itu," ujar Oke Goettlich, Presiden FC St. Pauli.
Selain pembenahan tim, fasilitas Stadion Millerntor juga mengalami perbaikan selama jeda musim panas, termasuk modernisasi ruang ballroom utama di tribun utama senilai sekitar tiga juta euro, pembaruan sistem tata suara, pemasangan rumput hibrida, perbaikan aksesibilitas bagi pengguna kursi roda, penyediaan fasilitas perawatan bayi, serta penambahan jalur antrean khusus FLINTA*.