FC Seoul Puncaki Klasemen K League 1 Jelang Laga Kontra Bucheon FC

Share

FC Seoul bersiap menghadapi Bucheon FC pada pertandingan pekan ke-18 Hana Bank K League 1 2026 di Stadion Bucheon, Minggu, 19 Juli 2026. Klub ibu kota saat ini memimpin klasemen dengan raihan 11 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 3 kekalahan.

Hingga pekan ini, FC Seoul telah mengumpulkan 36 poin dan berpeluang memperlebar jarak menjadi delapan poin dari peringkat kedua, Gangwon FC, jika berhasil memenangkan laga. Keberhasilan memuncaki klasemen ini dibantu oleh performa solid kiper baru mereka, Gu Seong-yun.

Sebelumnya, FC Seoul sempat mengalami kendala di posisi penjaga gawang setelah Choi Cheol-won, Baek Jong-beom, dan Kang Hyun-mu dinilai belum memberikan performa yang memuaskan. Namun, kedatangan mantan kiper tim nasional Gu Seong-yun membawa stabilitas di lini pertahanan.

Pelatih FC Seoul, Kim Ki-dong, memberikan pujian khusus atas kontribusi sang penjaga gawang menjelang pertandingan melawan Bucheon FC.

"He's taking out his frustration for not making it to the World Cup," canda Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Menurut laporan starnewskorea.com, Kim Ki-dong menilai penampilan luar biasa Gu Seong-yun dalam menyelamatkan peluang-peluang emas lawan, seperti pada laga kontra Incheon United dan Gangwon FC, telah meningkatkan kepercayaan diri sang pemain.

"In the Incheon game and also against Gangwon, he made complete saves on shots that were about to go in. He must have gained more confidence himself." tambah Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Penampilan apik di bawah mistar tersebut diakui membuat lini belakang FC Seoul dapat bermain dengan rasa aman dan lebih nyaman di lapangan.

"Gu Seong-yun has performed well, making the defensive line feel secure behind him. It seems like he is playing comfortably." lanjut Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Beralih ke lokasi pertandingan, kunjungan ke Bucheon Sports Complex memicu memori lama bagi sang pelatih yang pernah bermain di sana saat membela Merit Elephant dan Bucheon SK.

"Not much has changed. The playground is still good then and now." kata Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Berdasarkan pemberitaan mk.co.kr, ia merasakan suasana yang familier sekaligus nyaman karena sudah lama tidak mengunjungi stadion tersebut sejak tahun 2002.

"It's all about having variable seats," ujar Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Terkait persaingan di papan atas, Kim Ki-dong berharap anak asuhnya bisa terus melaju memanfaatkan momentum ketika tim-tim pesaing sedang kehilangan poin.

"I hope we can go ahead when other teams falter. Players will also be conscious of the rankings. I hope he shows stronger concentration on the field at times like this," tegas Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Untuk komposisi tim, penyerang Song Min-gyu kembali menjadi starter setelah dalam tiga laga sebelumnya berstatus sebagai pemain pengganti.

"If (Song) Mingyu is good, it will help the team a lot. Some of the players are taking turns and taking their chances. As he has been a starter for the first time in a long time, I think he will play well with a new mind." tutur Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Di lini depan, Kim Ki-dong menduetkan Klimala dan Jo Young-wook dalam formasi 4-4-2, sebuah skema lini serang yang sering ia ubah tergantung karakteristik lawan yang dihadapi.

"The list changes depending on the opponent. If we think of speed a little bit more as a concept, I think Klimala is a little bit more advantageous, and if you want to take linkage and pattern play, Whois is better. Overall, we form an offense with various situations in mind, including the physical condition and condition of the players," jelas Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Meski FC Seoul memenangkan pertemuan terakhir melawan Bucheon dengan skor 3-0 pada April lalu, Kim Ki-dong mengingatkan timnya untuk tidak jemawa karena Bucheon sedang dalam tren tak terkalahkan di empat laga terakhir.

"The game dynamics change significantly depending on whether both teams convert chances or concede goals. Although we won 3-0 last time, reviewing the match reveals many instances where we exposed weaknesses to our opponents." ingat Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Ia menambahkan bahwa kemenangan telak di laga sebelumnya terjadi karena tim mampu mengelola situasi kritis dengan sangat baik.

"We managed those situations well, which is why we were able to win 3-0." urai Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Lebih lanjut, Kim Ki-dong memaparkan hasil evaluasinya setelah menyaksikan taktik serangan balik Bucheon saat menghadapi Pohang Steelers melalui rekaman video bersama barisan pertahanan.

"I watched the match between Bucheon and Pohang. We won the previous game, but we also exposed a lot of weaknesses at the time. There was also a scene where I could lose a point.

I was able to win because I passed it well. There will definitely be a crisis today as well. We have to take good care of this," kata Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Evaluasi tersebut menjadi dasar bagi sang pelatih untuk memperingatkan pemainnya agar tidak lengah menghadapi potensi ancaman lawan.

"I told the players not to feel complacent about doing well." ucap Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

Di sisi lain, Kim Ki-dong meyakini kualitas individu para pemain depannya akan mampu memecah kebuntuan apabila lini belakang sukses mengantisipasi serangan lawan.

"Our team has players capable of scoring goals. In this match too, if we manage the crises that arise and overcome them effectively, it should be fine." pungkas Kim Ki-dong, pelatih kepala FC Seoul.

FC Seoul menurunkan formasi utama yang diisi Gu Seong-yun di pos penjaga gawang, dikawal kuartet bek Soo-Il Park, Yazan Abu Al-Arab, Juan Antonio, dan Jin-Su Kim. Lini tengah dipercayakan kepada Seung-Won Jung, Seung-Mo Lee, Hrvoje Babec, dan Min-Kyu Song, untuk menopang duet penyerang Young-Wook Cho dan Patryk Klimala.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author