FC Energie Cottbus Kembali ke 2 Bundesliga Usai Laga Delay 10 Menit

Share

FC Energie Cottbus menandai kembalinya mereka ke 2. Bundesliga setelah menanti selama 12 tahun dalam laga kandang kontra Hannover 96 di LEAG Energie Stadion, Minggu, 9 Agustus 2026. Pertandingan pembuka musim ini sempat mengalami penundaan kick-off sekitar sepuluh menit akibat kendala teknis pada sistem komunikasi nirkabel tim wasit.

Meskipun terjadi gangguan teknis sebelum laga dimulai, atmosfer di stadion tetap meriah dengan dukungan dari puluhan ribu pendukung tuan rumah. Pelatih Energie Cottbus, Claus-Dieter Wollitz, bahkan menyempatkan diri menghibur penonton dengan melakukan juggling bola di tepi lapangan saat menunggu perangkat pertandingan menyelesaikan masalah radio tersebut.

Guna mendukung partisipasi klub di kompetisi kasta kedua Liga Jerman, Pemerintah Negara Bagian Brandenburg mengucurkan dana hibah tambahan senilai 190.827,99 euro. Penyerahan bantuan finansial tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Olahraga Brandenburg, Gordon Hoffmann, bertepatan dengan laga kandang perdana ini.

Tambahan alokasi dana tersebut membuat total bantuan Pemerintah Brandenburg untuk modernisasi LEAG Energie Stadion mencapai dua juta euro. Bantuan ini difokuskan pada peningkatan fasilitas katering, sanitasi, serta infrastruktur teknologi untuk penyiaran media agar sesuai dengan standar regulasi 2. Bundesliga.

Di luar pembenahan infrastruktur, seniman Dawid Reinhold mendedikasikan lebih dari 70 jam kerja untuk membuat mural graffiti raksasa di depan tribun selatan. Karya seni tersebut menampilkan sosok legenda klub Eduard Geyer, mantan pemain Franklin dan anaknya Leonardo Bittencourt, serta pelatih yang membawa tim promosi, Claus-Dieter Wollitz.

Dari sisi kesiapan tim, Hannover 96 menurunkan dua pemain barunya, Jean Hugonet dan Pascal Loretz, yang mencatatkan laga debut resmi mereka. Sementara itu, Stefan Teitur Thordarson tampil memimpin rekan-rekannya di lapangan untuk pertama kali sebagai kapten tim Hannover 96.

Sebelum pertandingan berlangsung, optimisme tinggi ditunjukkan oleh pihak tuan rumah dalam menatap persaingan di kasta kedua sepak bola Jerman tersebut.

"Kami datang untuk bertahan," kata pelatih Claus-Dieter Wollitz.

Wollitz menambahkan bahwa untuk mencapai target tersebut, timnya harus meraih kemenangan dan mengawalnya mulai dari pertandingan-pertandingan di kandang sendiri.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author