FC Bayern München Tawar Saham Lima Persen ke Viessmann

Share

Klub sepak bola FC Bayern München dilaporkan berencana menjual lima persen saham tersisa di FC Bayern München AG kepada Viessmann dengan nilai mencapai 250 juta euro. Penjualan ini membuat kepemilikan saham FC Bayern e.V. berkurang dari 75 persen menjadi 70 persen.

Meskipun porsi saham induk klub menyusut, FC Bayern e.V. tetap memegang kendali mayoritas penuh atas entitas sepak bola profesional tersebut. Transaksi ini melibatkan entitas holding Viessmann Generations Group yang dipimpin oleh Max Viessmann, sosok yang juga menjabat di dewan pengawas klub.

Langkah pelepasan saham tersebut tidak memerlukan persetujuan dari para anggota klub berdasarkan ketentuan anggaran dasar yang berlaku. Tiga pemegang saham strategis lainnya, yaitu Adidas, Audi, dan Allianz, sejauh ini masih masing-masing menguasai 8,33 persen saham perusahaan.

Direktur Olahraga FC Bayern Max Eberl memberikan tanggapan terkait kabar kesepakatan bernilai ratusan juta euro tersebut di tengah perkenalan pemain baru Ismael Saibari.

"Saya saat ini berada cukup jauh dari topik tersebut," kata Max Eberl, Direktur Olahraga FC Bayern.

Eberl menjelaskan bahwa negosiasi bisnis skala besar merupakan ranah dari pengurus klub induk serta Presiden Herbert Hainer. Ia menilai langkah ini diambil guna memastikan klub tetap berdaya saing di industri sepak bola modern.

"Apa yang saya ketahui secara umum tentang FC Bayern dan dapat saya pelajari hari ini adalah bahwa klub tentu selalu berpikir sedikit tentang bagaimana cara untuk tetap stabil," ujar Max Eberl, Direktur Olahraga FC Bayern.

Manajemen klub terus berupaya menjaga keseimbangan finansial agar sanggup bersaing dengan klub-klub papan atas Eropa lainnya.

"Ini tentang bagaimana tetap kompetitif di gila nya dunia sepak bola. Dan saya yakin presiden kita Herbert Hainer bersama rekan-rekannya mendorong hal ini dengan sangat bijaksana. Namun itu hanya pernyataan secara umum," tutur Max Eberl, Direktur Olahraga FC Bayern.

Mantan Presiden FC Bayern Uli Hoeneß sebelumnya pernah membeberkan batasan penjualan saham klub dalam sebuah siniar OMR pada akhir 2025.

"Kami memiliki kesepakatan dengan anggota kami bahwa kami tidak akan menjual lebih dari 30 persen. Secara teoritis kami dapat menjual lima persen tanpa bertanya kepada anggota. Untuk lebih dari itu, kami membutuhkan mayoritas dua pertiga. Dan kami tidak akan pernah mendapatkannya," kata Uli Hoeneß, Tokoh Senior FC Bayern.

Aturan internal klub menegaskan pelepasan saham di atas 30 persen memerlukan persetujuan mayoritas mutlak dari anggota. Hoeneß meyakini keputusan batas maksimal tersebut akan tetap dihormati oleh seluruh jajaran manajemen.

"Saya tidak berpikir kami harus melakukannya," kata Uli Hoeneß, Tokoh Senior FC Bayern.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author