Fajar dan Fikri Bidik Gelar Juara Singapore Open 2026

Share

Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri bersiap melakoni laga puncak turnamen BWF World Tour Super 750 Singapore Open 2026 di Singapore Indoor Stadium pada Minggu (31/5/2026).

Duet pelatnas PBSI Cipayung tersebut berhasil menembus babak final setelah menumbangkan unggulan asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang, dua gim langsung dengan skor 23-21 dan 21-4 pada Sabtu (30/5/2026).

Fajar/Fikri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di partai puncak setelah tunggal putra Alwi Farhan terhenti di babak semifinal.

Berdasarkan laporan kompas.com, Fajar/Fikri sempat menunjukkan performa dominan di gim kedua semifinal lewat catatan keunggulan poin telak 12-0 tanpa memberikan ruang bagi lawan.

Pada partai final, pasangan Indonesia ini dijadwalkan menantang unggulan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, yang lolos usai menghentikan 34 kemenangan beruntun milik ganda putra nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

Rekor pertemuan mencatat Fajar/Fikri unggul tipis 2-1 atas Rankireddy/Shetty setelah memenangi laga di Australian Open 2025 dan Malaysia Open 2026, sementara wakil India menang di BWF World Tour Finals 2025.

Untuk meredam agresivitas lawan, Fajar/Fikri berpeluang mengadopsi strategi Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin saat menjuarai Thailand Open 2026 dengan bermain taktis lewat bola-bola pendek di depan net.

"Tidak akan mudah lawan Satwik/Chirag. Tadi pun kami berdua datang lebih cepat ke arena untuk melihat permainan mereka melawan Kim/Seo," ujar Fikri dalam keterangan tertulis PBSI.

Pemain ganda putra Indonesia tersebut menegaskan bahwa kualitas performa impresif yang ditunjukkan oleh sang lawan tidak akan menyurutkan nyali mereka di lapangan.

"Mereka sangat luar biasa, tapi itu tidak membuat kami gentar. Kami akan coba yang terbaik, semoga hasilnya maksimal," imbuh Fikri.

Sementara itu, dilansir dari sport.detik.com, tunggal putra Alwi Farhan gagal melangkah ke final setelah ditundukkan wakil Prancis, Alex Lanier, dengan skor 14-21 dan 11-21 dalam durasi laga 47 menit.

Kekalahan ini membuat catatan pertemuan Alwi dari Lanier semakin tertinggal menjadi 2-4, di mana Alwi belum berhasil memetik kemenangan dari pemain peringkat 9 dunia tersebut sepanjang tahun 2026.

"Pastinya tetap bersyukur bisa melaju sejauh ini tapi sangat disayangkan hari ini saya rasanya bermain terus tertekan," kata Alwi seusai bertanding.

Alwi mengakui bahwa kekuatan pukulan eksplosif dari Lanier menjadi kendala utama yang membuatnya kesulitan untuk keluar dari tekanan sepanjang permainan.

"Memang Alex mempunyai power yang sangat kuat, itu kelebihan dari dia yang kurang bisa saya antisipasi. Jadi saya akan kembali lebih kuat secepatnya dan mencoba fokus persiapan untuk Indonesia Open," lanjutnya.

Evaluasi menyeluruh kini menjadi fokus sang pemain muda agar bisa tampil lebih siap dalam mengantisipasi kelebihan lawan pada turnamen berikutnya.

"Saya terus merasakan pressure yang berlebihan karena powernya sangat eksplosif dan sangat kencang, membuat saya susah keluar dari tekanan. Tadi juga beberapa momen bola tanggung yang seharusnya saya bisa poin, dia berhasil membalikkan, itu berpengaruh ke permainan pada akhirnya," tuturnya.

Pebulu tangkis tunggal putra itu menegaskan kesiapannya untuk memetik pelajaran berharga dari kegagalan ini sebagai modal menghadapi kompetisi mendatang.

"Semua sebenarnya sudah dipersiapkan tapi memang jalannya enggak sesuai apa yang saya mau. Ya pasti saya harus belajar dan evaluasi lebih mendalam apa sih yang menjadi kelebihan yang kurang bisa saya antisipasi. Dan itu menjadi modal utama ketika nanti bertemu lagi," kata Alwi.

Menurut laporan tirto.id, rangkaian pertandingan final Singapore Open 2026 akan disiarkan secara langsung melalui layanan live streaming Vidio pada Minggu (31/5/2026) mulai pukul 13.00 WIB.

Selain sektor ganda putra, partai puncak juga akan mementaskan duel sengit di sektor tunggal putri antara peringkat satu dunia An Se Young melawan Akane Yamaguchi, serta laga penutup tunggal putra antara Alex Lanier kontra wakil tuan rumah Loh Kean Yew.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author