Siti Fadia dan Amallia Cahaya Melaju ke Babak Kedua Indonesia Open 2026

Share

Ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, sukses mengamankan tiket ke babak kedua turnamen Polytron Indonesia Open 2026.

Dikutip dari Bola, pasangan yang kini menempati peringkat 29 dunia tersebut berhasil menumbangkan unggulan ketiga asal Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee.

Dalam laga yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Rabu (3/6/2026), Fadia/Tiwi menang melalui pertarungan rubber game dengan skor 21-13, 17-21, dan 21-14.

Kemenangan ini sekaligus mengulangi kesuksesan Fadia/Tiwi yang sebelumnya juga sempat mengalahkan pasangan Korea Selatan tersebut dalam ajang Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026.

Hasil positif atas pemain papan atas dunia ini memicu motivasi tinggi bagi Fadia/Tiwi untuk bisa segera menembus jajaran elite ganda putri global.

"Kalau bertemu pebulutangkis top level, kami pastinya ingin besaing di level atas. Semua rata-rata pasangan baru juga, jadi cukup berharga juga kemenangan ini untuk mengukur seberapa tinggi level kita," ujar Fadia.

"Kami targetnya bisa secepatnya berada di top level, bisa bersaing dengan Liu/Tan dan yang lain. Kami masih mengumpulkan ranking, terakhir kami ada di 29. Kami mencoba mencari poin dan memanfaatkan pertandingan yang ada," lanjutnya.

Mengenai jalannya pertandingan di babak pertama Indonesia Open 2026, Tiwi mengungkapkan bahwa kerja keras dan kedisiplinan taktik menjadi penentu utama dalam mendulang poin demi poin.

"Kunci kemenangan kami hari ini adalah fokus poin demi poin. Walau sempat tertinggal, kami tidak menyerah. Kami cari jalan untuk mendapatkan poin dan fokus meraih poin selanjutnya," ujar Tiwi.

"Dari pertemuan dengan mereka, kami mempelajari permainan sebelumnya seperti apa. Kami terapkan di pertandingan tadi dan kami juga bersiap kalau ada perubahan permainan seperti di gim kedua dan ketiga," lanjutnya.

Evaluasi Pertandingan Sengit Tiga Gim

Meskipun berhasil mengunci kemenangan, Fadia dan Tiwi mengakui bahwa laga kontra Baek/Lee berjalan sangat alot dan menguras energi sejak awal gim hingga akhir pertandingan.

"Pastinya tidak mudah, ini pertandingan yang engit. Ini pertemuan ketiga kami. Ada modal kemenangan di pertandingan sebelumnya. Kuncinya adalah kami berkomunikasi baik," ujar Fadia.

"Pada gim ketiga saya merasa kami sempat terlalu nafsu untuk mematikan lawan. Namun, kemudian kami mencoba bersabar dan fokus, hingga akhirnya bisa meraih poin demi poin," lanjutnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author