Evgeny Safonov Bentuk Naluri Atletis Penjaga Gawang PSG Matvey Safonov

Share

Karier penjaga gawang Paris Saint-Germain Matvey Safonov berhasil terbentuk berkat pengaruh besar dari ayahnya, Evgeny Safonov, yang merupakan seorang pelatih bola basket profesional di Rusia.

Gaya asuh dan latar belakang keluarga olahraga di Krasnodar menempa refleks luar biasa, ketenangan, serta kecerdasan atletis Matvey sejak kecil sebelum ia bergabung dengan Paris Saint-Germain pada Juli 2024.

Evgeny memanfaatkan pengalamannya di dunia basket untuk mengasah kesadaran spasial dan koordinasi tangan-mata Matvey, yang kemudian terbukti sangat berguna untuk posisi penjaga gawang dalam sepak bola.

Ketika Matvey masih kecil dan menunjukkan minat pada bola basket, Evgeny memberikan penilaian praktis bahwa putranya tersebut terlalu pendek untuk menjadi pemain basket profesional.

Penilaian tersebut justru mengalihkan fokus Matvey ke sepak bola hingga bakatnya terpantau oleh pemandu bakat akademi FC Krasnodar saat ia masih di sekolah.

"He had a talent, quick reactions, really fast," kenang Yuri Fundukyan, yang bekerja di akademi Krasnodar.

Pihak akademi selalu melihat faktor orang tua dan tinggi badan dalam proses pemilihan penjaga gawang potensial.

"When we try to choose the goalkeepers, we always look at the parents, the height. From the first day, he said, 'I'm going to be the goalkeeper.'" kata Yuri Fundukyan.

Latar belakang basket ini memberikan kualitas fisik unik bagi Matvey, seperti kemampuan melompat eksplosif yang membuatnya dijuluki "Jump Jump" oleh pers Slovenia saat berkompetisi di Eropa.

Selain ketangkasan fisik, Matvey juga memiliki kecerdasan strategis yang diasah melalui pelajaran catur wajib dua kali seminggu di akademi Krasnodar, bahkan ia sempat mendaftar di Kuban National University.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author