Erling Haaland Pakai Nama Punggung Braut Haaland di Piala Dunia 2026

Share

Penyerang tim nasional Norwegia, Erling Haaland, menarik perhatian publik dalam debutnya di Piala Dunia 2026. Pemain Manchester City tersebut memutuskan untuk menggunakan nama punggung Braut Haaland selama turnamen berlangsung.

Seperti dilansir dari HaiBunda, langkah ini diambil Haaland sebagai bentuk penghormatan khusus kepada sang ibu. Keputusan tersebut sudah ia persiapkan sejak beberapa waktu sebelum kompetisi akbar ini resmi dimulai.

Nama Braut diambil dari nama gadis sang ibu, Gry Marita Braut, yang merupakan mantan atlet heptathlon berprestasi. Sementara nama Haaland berasal dari sang ayah, Alf-Inge Haaland, yang juga mantan pesepak bola profesional.

Erling Haaland sebenarnya sudah akrab dengan nama belakang ganda tersebut pada awal kariernya di Red Bull Salzburg dan Borussia Dortmund. Namun, ia sempat menghilangkan nama Braut saat bermain untuk Dortmund dan Manchester City.

Perubahan nama punggung ini telah didaftarkan sejak Agustus 2025, tepat seminggu sebelum laga persahabatan Norwegia melawan Finlandia. Laporan menyebutkan bahwa rekan setim serta pelatih Norwegia tidak mengetahui keputusan ini sebelumnya.

Kedekatan Bersama Orang Tua

Pemain berusia 25 tahun ini dikenal memiliki hubungan yang sangat erat dengan keluarganya. Sang ibu, Gry Marita Braut, kerap hadir langsung di stadion untuk memberikan dukungan, termasuk saat Haaland menjuarai Liga Champions musim 2022/2023.

Selain erat dengan sang ibu, Erling Haaland juga memiliki kedekatan khusus dengan ayahnya, Alfie. Hubungan keduanya digambarkan berjalan sangat baik, bahkan sudah seperti sepasang sahabat.

"Saya baru saja menerima dua pesan darinya di ponsel saya, saya bisa melihatnya sekarang, dan kami berbicara setiap hari," kata Erling Haaland.

"Dia ayah saya, tetapi dalam beberapa hal, dia lebih seperti saudara bagi saya. Kami berbicara dan memiliki hubungan yang sangat baik. Kami juga berteman baik, dan itu penting."

Karier sepak bola sang ayah di Liga Primer Inggris menjadi motivasi terbesar bagi Erling Haaland sejak kecil. Ia selalu tertantang untuk menyamai dan melampaui pencapaian yang pernah diraih oleh ayahnya di lapangan hijau.

"Ketika saya masih muda, saya selalu memandanginya dan berpikir, 'Ah, dia bermain di Liga Primer, saya ingin melakukan hal yang sama'. Itu selalu terlintas di benak saya. Bahkan saat itu, saya berpikir, 'Saya ingin menjadi lebih baik daripada ayah saya', dan terus berusaha," ungkap Erling Haaland.

Pada turnamen Piala Dunia 2026, Erling Haaland tampil gemilang dengan mengemas total tujuh gol. Langkah timnas Norwegia sendiri terhenti di babak perempat final setelah mengalami kekalahan 1-2 dari Inggris di Miami Stadium, Amerika Serikat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author