Emma Heming Luruskan Miskonsepsi Demensia Frontotemporal Bruce Willis

Share

Istri Bruce Willis, Emma Heming Willis, memberikan klarifikasi mengenai kondisi kesehatan suaminya yang mengidap demensia frontotemporal (FTD) dalam sebuah podcast pada Senin (15/6/2026), guna meluruskan kesalahpahaman publik terkait penyakit tersebut.

Dilansir dari Detikcom, perempuan berusia 47 tahun tersebut menjelaskan bahwa penyakit yang menyerang lobus frontal dan temporal otak itu memiliki tiga varian. Jenis varian yang dialami aktor film Die Hard tersebut secara spesifik mengganggu kemampuan berbahasa, bukan ingatan.

"Varian yang diderita Bruce memengaruhi bahasa. Namun, ada varian lain yang akan memengaruhi perilaku dan varian lainnya yang bisa memengaruhi gerakan," kata Emma Heming Willis.

Penjelasan tersebut sekaligus membantah anggapan masyarakat yang kerap menyamakan semua jenis demensia dengan penyakit Alzheimer. Emma menegaskan bahwa sang suami yang kini berusia 71 tahun masih mengenali dirinya dan seluruh anak-anak mereka dengan sangat baik.

"Itu adalah bagian otak yang berbeda. Jadi ketika orang bertanya apakah dia masih mengingat saya, jawabannya adalah dia ingat karena dia tidak menderita Alzheimer, dia menderita FTD. Saya pikir itu adalah kesalahpahaman yang sangat umum bahwa saat memikirkan demensia, kita selalu berpikir tentang kehilangan ingatan," terang Emma.

Selama mendampingi Bruce Willis sebagai pengasuh, Emma tidak menampik adanya rasa duka mendalam yang dirasakan oleh pihak keluarga. Kondisi emosional ini muncul karena adanya perubahan kapasitas mental dari sosok yang mereka sayangi.

"Ini adalah rasa duka terhadap seseorang yang masih hidup. Hal itulah yang dialami oleh banyak orang yang menjadi pengasuh bagi penderita demensia, karena orang tersebut ada di sana secara fisik tetapi mungkin tidak secara mental atau emosional," tutur Emma.

Proses penurunan kemampuan yang terjadi secara perlahan pada penderita demensia menuntut Emma untuk terus beradaptasi dengan kesedihan setiap harinya. Ia mengaku kini mulai terbiasa menghadapi realitas kesehatan suaminya tersebut.

"Anda secara konsisten berada dalam kesedihan. Saya baru saja belajar bagaimana cara menjalaninya. Mungkin saya sedikit lebih terbiasa sekarang daripada saat awal diagnosis. Namun, Anda memang hanya duduk bersamanya dan bergerak berdampingan dengannya," ungkap Emma.

Perspektif lain mengenai kondisi aktor laga tersebut juga dibagikan oleh Rumer Willis, putri sulung Bruce Willis dari pernikahannya dengan Demi Moore. Rumer melihat adanya sisi kepribadian baru dari sang ayah yang kini menjadi jauh lebih lembut.

"Ada rasa manis ini. Dia selalu menjadi pria macho dan sekarang ada rasa kelembutan yang mungkin sebelumnya tidak diizinkan oleh citra seorang Bruce Willis," terang Rumer Willis.

Perubahan ini disikapi dengan rasa syukur oleh Rumer, terutama karena putrinya yang bernama Louetta sempat berinteraksi langsung dengan kakeknya. Momen kebersamaan itu dinilai sebagai kesempatan berharga yang sangat penting bagi keluarga mereka.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author