Emilia Clarke Membantah Kabar Gaji Fantastis di Game of Thrones
Aktris Emilia Clarke membantah rumor mengenai besaran pendapatan yang diterimanya selama membintangi serial populer HBO, Game of Thrones. Penegasan tersebut disampaikannya dalam sebuah wawancara eksklusif pada Sabtu (30/5), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pemeran karakter Daenerys Targaryen tersebut meluruskan kabar yang menyebutkan bahwa dirinya menerima honor sebesar Rp 5,3 miliar per episode selama masa puncak penayangan serial adaptasi novel George RR Martin tersebut.
"Kami gak mendapatkan sebanyak itu," kata Emilia Clarke saat diwawancara oleh Variety, Sabtu (30/5).
Aktris berusia 39 tahun itu kemudian berseloroh mengenai rumor nominal fantastis tersebut.
"Bisakah kamu bayangkan? Saya pasti sudah mengendarai beberapa Porsche," katanya tertawa.
Meski membantah nominal tersebut, ia menjelaskan bahwa pendapatan dari delapan musim serial itu berhasil memberikan keamanan finansial bagi dirinya serta melunasi utang hipotek orang tuanya. Clarke juga merasa beruntung karena tidak pernah ditawari posisi produser eksekutif.
"Saya diberi peran di setiap musim, dan saya, sebisa mungkin, berempati, memahami, dan mengikuti setiap pilihan yang dia buat sehingga terasa seperti pilihan saya sendiri," kata Clarke tentang perannya sebagai Ibu Naga.
Bagi perempuan kelahiran Inggris ini, totalitas dalam mendalami karakter merupakan kewajiban utamanya sebagai pemeran utama.
"Saya merasa itulah tugas saya," sambungnya.
Ketidakterlibatannya dalam jajaran produser eksekutif diakui memberikan kelegaan tersendiri bagi dirinya selama proses produksi berlangsung.
"Selain kontribusi saya sebagai aktor, saya tidak memiliki masukan kreatif apa pun, dan saya juga tidak menginginkannya," lanjutnya.
Saat ini, ia mengaku sedang berfokus pada kondisi kesehatan pribadinya. Sepatutnya diketahui bahwa selama 10 tahun proses syuting berjalan, ia sempat mengalami pendarahan otak sebanyak dua kali, yakni pada musim pertama di tahun 2011 dan musim ketiga pada tahun 2013.
"Termasuk kematian ayah pada tahun 2016, dan saya merasa ada di sisi yang lain. Saya telah melalui setiap jalan berliku untuk sampai ke tempat saya sekarang, yaitu akhirnya dapat sangat bersyukur atas semua yang telah diberikan Game of Thrones kepada saya. Saya tidak lagi merasa terjebak di dalamnya, atau terjebak dalam akibat dari berada di dalamnya dan merasa sangat beruntung bahwa itu terjadi pada saya," pungkasnya.