Emil Audero Gagalkan Penalti Saat Indonesia Tekuk Oman Tiga Kosong

Share

Penjaga gawang Emil Audero tampil memukau di bawah mistar gawang skuad Garuda untuk membawa Timnas Indonesia menang meyakinkan dengan skor 3-0 atas Oman dalam uji coba FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) malam WIB.

Kemenangan telak skuad Garuda diraih melalui sumbangan gol Justin Hubner pada menit ke-13, gol indah Ole Romeny pada menit ke-27, dan gol penutup dari Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56 babak kedua.

Dilansir dari Bola, Emil Audero terpilih menjadi pemain terbaik atau man of the match dalam pertandingan ini setelah berhasil menjaga gawangnya tidak kebobolan serta menggagalkan eksekusi penalti lawan di babak pertama.

Pelatih John Herdman memasukkan kiper berusia 28 tahun milik Como tersebut ke dalam susunan pemain utama, setelah pada musim lalu ia sempat dipinjamkan ke Cremonese.

Berdasarkan data statistik dari situs lapangbola, kiper jebolan Liga Italia itu tercatat melakukan empat kali penyelamatan krusial sepanjang 90 menit pertandingan berjalan.

Kesempatan emas Oman didapatkan pada menit ke-38 babak pertama menyusul pelanggaran sleding tekel di dalam kotak penalti oleh Justin Hubner terhadap penyerang sayap Oman, Amjad Abdullah Alharthi.

Namun, Emil Audero berhasil membaca arah bola tembakan penalti dari Hatem Sultan Alrushad yang menuju ke sisi kiri dan menepisnya dengan sangat baik.

Ketangguhan mantan kiper Juventus itu berlanjut pada babak kedua saat ia mementahkan sontekan striker Oman serta menghalau sepakan keras di penghujung laga demi mengunci catatan clean sheet keempatnya bersama Indonesia.

Seusai pertandingan, penjaga gawang tersebut mengekspresikan rasa puas dan bangganya atas performa lini belakang yang dikawal kompak oleh trio bek tengah Justin Hubner, Elkan Baggott, dan Rizky Ridho.

"Ya begitulah menjadi seorang penjaga gawang. Itulah hal baik dan buruk dari peran kami, bahwa mempertahankan fokus adalah hal yang paling sulit untuk menjadi seorang penjaga gawang," ungkap Emil Audero selepas laga Indonesia versus Oman.

Dia menambahkan bahwa koordinasi yang solid antara dirinya dan rekan setim menjadi kunci utama dalam mengantisipasi setiap skema serangan balik yang dibangun oleh para pemain Oman.

"Pertandingan melawan Oman, sebagai pemain di area pertahanan, kami telah melakukan pekerjaan dengan baik. Seperti membuat penyelamatan lalu bola memantul, siapa yang datang ketika pemain lawan datang. Itu menandakan pertahanan dan rekan satu tim mungkin saja kaget, tidak siap. Tapi ketika momen itu Elkan datang dan menyelamatkan bola karena dia fokus dan kami melakukan pekerjaan dengan baik," beber kiper berusia 28 tahun.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author