Elon Musk Bantah SpaceX Kembangkan Gadget Kecerdasan Buatan
CEO SpaceX Elon Musk membantah kabar mengenai perusahaannya yang dilaporkan sedang mengembangkan perangkat kecerdasan buatan (AI) dan sempat mendemonstrasikannya kepada investor, pada Sabtu (4/7/2026).
Penolakan rumor tersebut disampaikan langsung oleh Musk melalui sebuah unggahan di platform sosial media X, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
"Sama sekali tidak benar," tulis Musk dalam postingannya di X, seperti dikutip dari The Verge, Sabtu (4/7/2026).
Sebelumnya, laporan dari The Wall Street Journal (WSJ) menyatakan bahwa SpaceX memamerkan purwarupa perangkat seluler yang lebih tipis dari iPhone kepada investor sebelum initial public offering (IPO) perusahaan pada Juni kemarin. Gadget tersebut dilaporkan menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon, menjalankan sistem operasi mandiri, serta terintegrasi dengan layanan xAI termasuk chatbot Grok.
Dalam demonstrasi tersebut, pihak SpaceX disebut menginformasikan kepada investor bahwa produk itu masih dalam tahap awal pengembangan, desainnya dapat berubah, dan belum dijamin akan diluncurkan ke pasar.
Musk sendiri diketahui konsisten menolak ide pembuatan ponsel pintar pintar, meskipun tidak sepenuhnya menutup kemungkinan tersebut di masa depan.
"Jika kami harus membuat smartphone, kami akan melakukannya, tapi kami tidak akan berupaya untuk membuat smartphone," ujar Musk saat itu.
Selain laporan WSJ, Reuters pada Februari lalu juga sempat mengabarkan adanya proyek ponsel pintar SpaceX yang terhubung langsung ke jaringan satelit Starlink, yang kemudian kembali dibantah oleh Musk.
Di sisi lain, Financial Times mengabarkan bahwa Chief Operating Office SpaceX Gwynne Shotwell mengonfirmasi kepada investor mengenai pertimbangan peluncuran layanan seluler di Amerika Serikat. Sejumlah analis berspekulasi bahwa SpaceX berpotensi mengakuisisi operator seluler T-Mobile demi mendukung Starlink, yang sejauh ini menjadi satu-satunya unit bisnis menguntungkan bagi SpaceX.