DPR Minta Kemenkop Perketat Pengawasan Koperasi Desa Merah Putih

Share

Anggota Komisi VI DPR Kawendra Lukistian mendesak Kementerian Koperasi untuk memperketat pengawasan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Langkah ini dinilai penting guna memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut berjalan optimal dan melibatkan sumber daya manusia lokal secara maksimal.

Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi VI DPR bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 15 Juli 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Dalam kesempatan tersebut, Andre Rosiade juga menyatakan dukungan penuh bagi program yang ditargetkan membawa kesejahteraan masyarakat ini.

Peningkatan pengawasan oleh Kementerian Koperasi dianggap krusial setelah tahap pembangunan oleh Agrinas Pangan rampung agar seluruh perkembangan program tetap terpantau dengan baik.

"Setelah selesai pembangunan oleh Agrinas Pangan tentu Kemenkop harus lebih melakukan penetrasi dalam pengawasan, itu yang kami harapkan," kata Kawendra Lukistian, Anggota Komisi VI DPR.

Pengawasan yang lebih ketat diperlukan agar program prioritas pemerintah ini tidak kehilangan arah dan tetap termonitor secara berkala.

"Karena kenapa? Kita tidak ingin sekali yang namanya program prioritas Presiden Prabowo yang ditargetkan untuk masyarakat banyak missnya tapi tidak termonitor, tidak terevaluasi," ucap Kawendra Lukistian.

Kementerian Koperasi juga didorong untuk menciptakan sistem peringatan dini guna memitigasi potensi kendala di lapangan.

"Jadi dashboard-nya termonitor, bukan hanya soal gimana anggarannya ke mana, tapi ada catatan termonitor dan bisa dimitigasi langsung oleh Kemenkop," ujar Kawendra Lukistian.

Selain masalah pengawasan, penyerapan tenaga kerja lokal di wilayah operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih turut menjadi perhatian utama agar mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga setempat.

"Kita menghadirkan KDMP di kelurahan di desa tentu untuk ciptakan lapangan kerja, untuk libatkan talenta-talenta terbaik dari lokal setempat, supaya tidak jauh mencari kerjaan, jadi dilibatkan sebaik-baiknya, diberikan apresiasi yang sebaik-baiknya juga, dan tentu mudah-mudahan dengan pelibatan aktif masyarakat setempat ini nanti kita bisa betul-betul lapangan kerja bisa tercipta secara masif dan saya harap salah satu kontribusi signifikan dari Kemenkop ini," imbuh Kawendra Lukistian.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author