Donny Warmerdam Resmi Tinggalkan PSIM Yogyakarta Menuju De Graafschap
Gelandang asal Belanda Donny Warmerdam resmi mengakhiri kontraknya bersama klub PSIM Yogyakarta untuk bergabung dengan klub kasta kedua Liga Belanda, De Graafschap, setelah sempat dibekap cedera pergelangan kaki panjang pada musim kompetisi ini.
Kepindahan pemain berusia 24 tahun tersebut mengakhiri kebersamaannya yang singkat bersama Laskar Mataram, seperti dilansir dari Bola. Jebolan akademi Ajax Amsterdam ini tercatat hanya tampil dalam 11 pertandingan dengan total waktu bermain selama 713 menit akibat harus menjalani pemulihan cedera selama lima bulan pada awal musim.
Masa pemulihan tersebut membuat Warmerdam baru bisa menjalani pertandingan pertamanya pada pekan ke-22 saat PSIM Yogyakarta menjamu Bali United FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 23 Februari 2026. Dalam laga comeback tersebut, ia masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua tepatnya di menit ke-75.
Meskipun menit bermainnya terbatas, Warmerdam menorehkan statistik impresif di lini tengah dengan mencatatkan 361 umpan sukses dari 395 percobaan, serta berkontribusi dalam pertahanan melalui 15 tekel, 13 intersepsi, dan satu sapuan.
Pertandingan pertamanya pascacidera di stadion menjadi salah satu momen yang paling diingat oleh sang pemain selama berkarier di Indonesia.
"Penampilan perdanaku itu paling berkesan, laga comeback melawan Bali. Saat itulah pertama kalinya aku merasakan atmosfer di stadion. Laga tandang melawan Persib juga sangat seru," ujar Warmerdam pada Jumat (12/6/2026).
Pemain kelahiran Sassenheim tersebut juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendukung PSIM Yogyakarta yang terus memberikan motivasi selama masa sulitnya akibat cedera.
"Semusim di PSIM saya benar-benar menikmati waktuku di sana. Seandainya saja saya bisa bermain lebih banyak karena dukungan dari para penggemar sungguh luar biasa. Semoga PSIM sukses di masa depan dan semoga kita bisa bertemu lagi," katanya.
Pihak manajemen PSIM Yogyakarta turut memberikan respons positif terkait performa dan etos kerja yang ditunjukkan oleh gelandang muda tersebut selepas masa pemulihannya.
"Musim ini tidak mudah baginya karena harus melewati masa pemulihan cedera cukup panjang. Namun, ketika kondisinya membaik dan kesempatan datang dia menunjukkan kualitas dengan beradaptasi cepat serta memberikan kontribusi positif bagi tim," ungkap Steven Sunny, General Manager PSIM.
Manajemen klub mengapresiasi kerja keras sang pemain dan memberikan restu penuh atas kelanjutan karier sepak bolanya di Eropa.
"Kami berterima kasih atas dedikasinya dan mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier di Belanda. Donny masih muda, masa depannya masih sangat panjang," sambung Steven.