DLH DKI Angkut Sampah TPS Liar Kramat Jati Pasbakebakaran

Share

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta mulai membersihkan dan mengangkut tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) liar kawasan Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (3/8/2026), usai insiden kebakaran yang merenggut nyawa seorang petugas pemadam kebakaran, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menutup total lokasi pembuangan ilegal tersebut setelah seluruh proses pembersihan rampung dilakukan oleh petugas di lapangan. Pembersihan kawasan tersebut dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan area yang sudah sepenuhnya aman dari kobaran api.

"Kemarin itu fokus pemadaman, hari ini sudah mulai pengangkutan sampahnya," kata Humas DLH Pemprov DKI Jakarta, Yogi Ikhwan.

Proses pembersihan tumpukan sampah tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga beberapa hari ke depan. "Kalau kemarin kan fokus ke pemadaman jadi kita pinggir-pinggirnya aja yang udah padam yang bisa kita diangkut, tapi setelah padam kita gempur habis-habisan. Jadi sekitar 4-5 hari ke depan beres semua, InsyaAllah," ujar Yogi Ikhwan.

Penumpukan sampah di lokasi tersebut terjadi akibat aktivitas pembuangan sampah secara ilegal yang berlangsung secara terus-menerus. "Sejalan dengan penanganan pascakebakaran, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pengangkutan sampah secara bertahap," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi.

Pengangkutan sampah tahap awal difokuskan pada titik aman yang tidak terdampak api, sebelum dilanjutkan ke area bekas kebakaran setelah mendapat izin dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta. Guna mencegah timbulnya kembali TPS liar di lokasi yang sama, Pemprov DKI Jakarta akan meningkatkan pengawasan ketat serta menjatuhkan sanksi hukum bagi pihak yang terbukti membuang sampah secara sembarangan. Kebakaran di TPS liar tersebut sebelumnya terjadi pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 07.02 WIB dan mengakibatkan Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, Andriyono, meninggal dunia setelah mengeluhkan sakit saat bertugas memadamkan api.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author