Djurgardens IF Jamu IK Sirius di Stadion 3Arena

Share

Djurgardens IF dijadwalkan menjamu pemuncak klasemen sementara Allsvenskan, IK Sirius, dalam pertandingan lanjutan kompetisi Liga Swedia di Stadion 3Arena pada Senin, 18 Mei 2026. Klub berjuluk Blarandert tersebut mengincar poin penuh demi melesat ke peringkat ketiga klasemen sementara.

Saat ini, Djurgardens IF menempati posisi kelima dalam papan klasemen setelah mengumpulkan poin dari tujuh pertandingan awal musim. Dilansir dari asatunews.co.id, kemenangan dalam laga kandang yang berlangsung malam hari waktu setempat ini sangat penting untuk menjaga momentum positif klub.

Bek kiri Djurgardens IF, Max Larsson, menyuarakan keyakinan penuh dan memastikan kesiapan mental rekan-rekannya menjelang duel tersebut. Pemain berusia 22 tahun yang baru bergabung dari Vasteras SK musim ini menegaskan status lawan tidak akan mengubah pendekatan permainan timnya.

"Vi är inne i ett bra flow, så vi ska fortsätta på det. Vi är inte rädda för något lag, säger han till FotbollDirekt och continuerar: Vi går för vinst såklart." ujar Max Larsson, Bek Kiri Djurgardens IF.

Pemain yang terikat kontrak kerja hingga tahun 2029 itu menambahkan bahwa skuadnya akan tetap konsisten menerapkan strategi utama untuk memegang kendali permainan di lapangan. Hal ini dilakukan demi mempertahankan tren positif yang sedang berjalan.

"Vi kommer gå in med samma inställning, att vi vill vara det bollförande laget och vi har otroligt skickliga svarare. Vi går för vinst såklart och fortsätta på det här spåret vi är på." kata Max Larsson, Bek Kiri Djurgardens IF.

Kendati demikian, Larsson mengakui bahwa dinamika pertandingan sebelum peluit panjang dibunyikan seringkali sulit diprediksi secara tepat. Faktor duel fisik yang intens antarpemain serta adanya interupsi dinilai dapat memengaruhi situasi di lapangan.

"Sedan kan man inte förutspå hur en match kommer att bli. Det kan bli mycket dueller och avbrott som påverkar," kata Max Larsson, Bek Kiri Djurgardens IF.

Ia kemudian merefleksikan pengalaman pertandingan sebelumnya saat menghadapi Malmo FF sebagai contoh ketidakpastian situasi di menit-menit akhir. Namun, fokus utama timnya tetap tertuju pada eksekusi rencana permainan sendiri dan penciptaan peluang melalui gaya permainan mandiri.

"Det blev ju så lite mot Malmö i slutet, man vet ju aldrig hur en match kommer att bli men vi går in med inställningen att vi vill vara bollförande och skapa chanser på vårt sätt att spela," kata Max Larsson, Bek Kiri Djurgardens IF.

Dilansir dari jabaronline.com, pertandingan ini menjadi ujian penting bagi Djurgardens IF untuk membuktikan kapasitas mereka di hadapan tim terkuat liga saat ini yang belum terkalahkan. Pertemuan kedua tim dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian pertandingan pekan lanjutan kompetisi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author