DJP Benahi Kelambatan Sistem Coretax dan Siapkan Pengujian Pekan Depan
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan bergerak cepat membenahi sistem administrasi perpajakan inti atau Coretax yang sempat dikeluhkan lambat oleh masyarakat. Masalah teknis pada Case Management System tersebut langsung ditangani melalui perbaikan intensif, seperti dilansir dari Detik Finance pada Rabu (1/7/2026).
Langkah perbaikan internal ini dikonfirmasi langsung oleh pihak otoritas pajak demi memulihkan performa sistem. Pembenahan difokuskan pada pemulihan gangguan yang sempat terjadi selama beberapa hari sebelumnya.
"Coretax terus kami perbarui dan perbaiki. Jadi case management yang memang agak melambat dan ada problem itu internally kami selesaikan kemarin dari Jumat, Sabtu, Minggu lalu. Hari ini udah mulai oke lagi," ujar Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
Otoritas perpajakan kini mengandalkan tim khusus bernama Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PESIAP) untuk mengoptimalkan sistem. Tim ini merupakan kolaborasi antara Direktorat Transformasi Informasi dan Komunikasi dengan Direktorat Transformasi Proses Bisnis yang fokus menyederhanakan antarmuka pengguna.
Penyederhanaan tampilan baru ini dirancang agar masyarakat bisa mengoperasikan aplikasi dengan lebih mudah. Kendati demikian, pihak kementerian menyadari adanya fase transisi yang harus dilalui oleh para wajib pajak.
"Tentu pasti ada penyesuaian dari yang kemarin biasa menggunakan user interface yang lama. Ini dengan user interface baru yang jauh lebih simple dan lebih mudah dipahami. Tentu ini membutuhkan masa penyesuaian," beber Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
Selain perombakan visual, optimalisasi juga menyasar pada pembersihan kode-kode pemrograman aplikasi. Tim internal kini memegang kendali penuh atas pengembangan kode sumber yang sebelumnya digarap oleh pihak ketiga.
"Nah ini sekarang sudah kita masukkan ke algoritma kami. Semua source code-nya sudah kami develop. Ada beberapa pembenahan yang kemarin masih walk around artinya di luar sistem kami develop sendiri. Sekarang secara bertahap sudah masuk untuk mempermudah internal sistem maupun mempermudah user dari eksternal," jelas Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
Proses pembenahan menyeluruh ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada pekan depan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan bakal turun langsung melakukan pengujian performa sistem baru tersebut.
"Minggu depan akan dilakukan tes oleh Pak Menteri. Jadi kami persiapkan betul," terang Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.