Diana Shnaider Tundukkan Aryna Sabalenka di Perempat Final Roland Garros

Share

Petenis Rusia Diana Shnaider berhasil menembus babak semifinal turnamen Roland Garros 2026 setelah menumbangkan unggulan utama tunggal putri, Aryna Sabalenka, di Paris.

Dilansir dari BBC, Shnaider bangkit dari ketertinggalan untuk memenangkan pertandingan perempat final tersebut dengan skor akhir 3-6, 7-5, dan 6-0.

Sabalenka sebenarnya sempat memimpin jalannya laga dengan keunggulan 6-3 dan 4-1, bahkan berkesempatan melakukan servis untuk menutup pertandingan, sebelum Shnaider membalikkan keadaan.

Hasil ini membawa Shnaider melaju ke babak empat besar untuk menghadapi petenis kualifikasi asal Polandia, Maja Chwalinska, yang lolos usai mengejutkan Anna Kalinskaya dengan skor 7-6 (7-3) dan 6-3.

Keberhasilan Chwalinska tersebut menjadikannya wanita keenam di Open Era yang sukses mencapai semifinal nomor tunggal Grand Slam melalui jalur kualifikasi.

Kondisi angin di Lapangan Philippe Chatrier sempat menyulitkan jalannya pertandingan, terutama bagi Sabalenka yang berulang kali mengeluhkan arah lemparan bola saat melakukan servis kepada tim pelatihnya.

Mantan pemain Inggris di BBC Radio 5 Sports Extra mencatat bahwa Sabalenka terlihat sangat murka serta frustrasi di lapangan dan membutuhkan ketenangan emosional yang lebih baik.

"Well, honestly I am speechless. Super happy. Obviously, today tough conditions with the wind." kata Diana Shnaider, Petenis Tunggal Putri.

Shnaider mengakui bahwa bertanding untuk pertama kali di arena besar membuatnya sempat merasa sangat gugup pada awal permainan.

"Obviously, the first time playing in an arena – super nervous. So definitely a lot of nerves. The first set was trying to adjust to her game, trying to figure out how to play." ujar Diana Shnaider, Petenis Tunggal Putri.

Petenis Rusia tersebut kemudian memilih untuk mengalihkan fokusnya pada perebutan poin demi poin tanpa memikirkan papan skor saat menghadapi sang nomor satu dunia.

"I feel like I was trying to focus point by point. Not thinking about the score. She is the world number one, so I just trying to do my best. I just had to fight for every point." ucap Diana Shnaider, Petenis Tunggal Putri.

Memasuki set penentu, Shnaider merasa penampilannya semakin membaik karena telah menemukan ritme permainan yang tepat.

"Definitely a super special win. I feel like in the third set I finally found my rhythm and how to play and where to be a bit more. The third set was the one I should be aiming for from the beginning. Super happy to finish on a good note. Super special tournament for me here." kata Diana Shnaider, Petenis Tunggal Putri.

Terkait laga semifinal berikutnya, Shnaider bersiap menghadapi sesama petenis dengan tangan kidal setelah menjalani proses pemulihan fisik.

"Today we are going to take care of the body and recover and get ready for tomorrow. It is going to be a lefty battle, so I am looking forward to it." ujar Diana Shnaider, Petenis Tunggal Putri.

Di sisi lain, Maja Chwalinska juga mengungkapkan rasa tidak percaya sekaligus rasa syukurnya setelah berhasil memenangkan laga perempat final yang emosional.

"I honestly don't know what is going on. I know I repeat myself, but every single match here is kind of crazy for me." kata Maja Chwalinska, Petenis Tunggal Putri.

Chwalinska tidak menampik adanya tekanan mental, tetapi dirinya berusaha mengalihkan perhatian sepenuhnya pada tanggung jawab di lapangan.

"I am very grateful. I was definitely nervous. It is normal and I care. I am stressed, of course, but I try to focus on my job and my games. I am happy that I did that." ucap Maja Chwalinska, Petenis Tunggal Putri.

Ia juga menegaskan bahwa fokus utamanya hanyalah memenangkan setiap pertandingan tanpa membandingkan tingkat kepercayaan diri dengan para petenis top dunia lainnya.

"I just try to win every match that I am playing, but I am not focusing on confidence. I am playing against the best players in the world, so I will not compare myself to them." ujar Maja Chwalinska, Petenis Tunggal Putri.

Chwalinska menjadwalkan waktu istirahat sederhana sebagai persiapan menjelang pertandingan babak semifinal.

"Just sleep and maybe watch some Netflix – I am good!" kata Maja Chwalinska, Petenis Tunggal Putri.

Pada nomor tunggal putra, Felix Auger-Aliassime tercatat sedang unggul 6-4 atas Flavio Cobolli, sementara laga antara Matteo Berrettini melawan Matteo Arnaldi dijadwalkan berlangsung pada sesi malam.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author