Dewi Irawan Galang Donasi untuk Pengobatan Jantung Tio Pakusadewo
Aktor senior Tio Pakusadewo saat ini tengah menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit. Kondisi kesehatan sang aktor menggerakkan sahabatnya, Dewi Irawan, untuk membuka penggalangan dana guna meringankan biaya pengobatan, mengingat Tio berstatus sebagai pasien BPJS kelas 3.
Aksi solidaritas ini dilakukan setelah mendapat persetujuan langsung dari yang bersangkutan. Langkah tersebut diambil menyusul banyaknya pesan dari kalangan selebritas dan warganet yang menanyakan kanal bantuan setelah kondisi kesehatan aktor berusia 62 tahun itu diunggah ke media sosial.
"Saya minta izin dulu, soalnya karena saya posting di IGS, awalnya banyak masuk ke DM saya. Selain tanya kabar, juga mendoakan dan minta nomor rekeningnya. Saya chat Om Tio, saya mau open donasi dengan narasi begini. Saya tunggu izin, terus Om Tio balas, 'Ok Wi'," kata Dewi Irawan seperti dilansir dari Detik Hot melalui pesan singkat pada Kamis (4/6/2026).
Proses perawatan medis ini sempat menghadapi kendala administratif. Regulasi terkait batas waktu opname bagi pasien BPJS membuat bintang film Surat dari Praha tersebut harus beberapa kali berpindah fasilitas kesehatan.
"Secara pasien BPJS kan cuma dijatahin 10 hari tiap opname. Rumah sakit pertama 10 hari waktu pasang ring, terus masuk lagi rumah sakit, keluar, begitu terus. Tiap rumah sakit, saya selalu jenguk karena Om Tio nge-chat, voice note," ujar Dewi Irawan.
Tio Pakusadewo diketahui telah menjalani tindakan medis pada organ jantungnya sejak awal tahun ini. Penyakit tersebut memerlukan pemantauan medis yang mendalam dari tim dokter.
"Empat bulan yang lalu, Om Tio pasang ring jantung satu," ucap Dewi Irawan.
Saat ini, Tio Pakusadewo dilaporkan berada dalam kondisi sadar dan tetap dapat berkomunikasi dengan baik. Kendati demikian, gangguan kesehatan yang dihadapinya kini telah meluas hingga memicu komplikasi pada organ vital lainnya serta fungsi saraf.
"Mungkin sudah lama, tapi baru sakit dan pasang ring jantung bulan Januari. Sejak itu, tiap bulan ada saja penyakitnya. Penyakitnya sudah macam-macam," tutur Dewi Irawan.