Dejan Stankovic Bertanggung Jawab Atas Kekalahan Crvena Zvezda
Pelatih Crvena Zvezda Dejan Stankovic pasang badan atas hasil buruk yang diraih timnya usai takluk 0-1 dari Hapoel Beer Sheva pada pertandingan leg pertama babak ketiga kualifikasi Liga Champions di Hungaria, Selasa (4/8/2026).
Hasil minus tersebut memicu gelombang protes dari sekitar 400 suporter militan Crvena Zvezda, Delije, yang mendatangi para pemain di tribun penonton seusai laga. Para pendukung menyuarakan kritik tajam karena tim kesayangan mereka gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain lawan hingga laga usai.
Tekanan dari para suporter diiringi yel-yel tegas agar para pemain bertarung lebih maksimal serta seruan wajib menang pada laga penentu di Stadion Marakana pada Selasa pekan depan pukul 20.00 waktu setempat.
"Kamu di bawah sana di lapangan, yang memakai lambang Zvezda, aku hanya meminta darimu, bertarunglah seperti singa," nyanyi para supporter, dilaporkan achmadnurhidayat.id.
Para pendukung terus memberikan dorongan moral sekaligus menuntut hasil positif pada pertemuan berikutnya.
"Kami ingin kemenangan," seru para supporter.
Menanggapi kekecewaan di tribun penonton, Stankovic secara terbuka menegaskan komitmennya untuk tidak melempar kesalahan kepada pihak lain.
"Saya tidak lari dari tanggung jawab, semuanya harus diarahkan kepada saya," ujar Stankovic dalam wawancara dengan TV Arena Sport.
Juru taktik berusia 47 tahun itu menilai penampilan skuadnya jauh di bawah standar akibat banyaknya kesalahan sendiri, terutama saat Hapoel bermain dengan 10 dan 9 pemain.
"Kami banyak kehilangan bola dan duel, serta membuat banyak kesalahan yang tidak terpaksa. Ini bukan hari terbaik kami," ujar pelatih berusia 47 tahun itu, dilansir dari RTS.
Stankovic tetap memberikan apresiasi terhadap kedisiplinan dan ketahanan lini belakang lawan yang sanggup tampil solid meski kehilangan pemain.
"Mereka sangat agresif meskipun bermain dengan 10 dan kemudian 9 pemain. Mereka bertahan dengan terorganisir dan tidak menyerah meski dalam kondisi sulit," tambahnya.
Sebagai langkah evaluasi, pelatih asal Serbia itu berjanji merombak performa timnya demi membalikkan keadaan pada laga leg kedua di Stadion Rajko Mitic, Beograd.
"Kami akan belajar dari pertandingan ini dan berusaha tampil berbeda di pertandingan kedua," tutupnya.