Deepika Padukone Bagikan Realita Kehamilan Kedua dan Tips Asuh Balita
Aktris Bollywood Deepika Padukone membagikan realita mengasuh anak pertama di tengah masa kehamilan keduanya. Seperti dilansir dari HaiBunda, istri Ranveer Singh ini mengunggah ulang sebuah video yang menggambarkan interaksi antara ibu hamil dan balitanya melalui Instagram Stories. Video tersebut memperlihatkan situasi saat seorang ibu hamil berusaha tidak mengangkat beban di atas 20 pon, tetapi akhirnya tetap menggendong anak pertamanya yang masih kecil.
Unggahan itu memperlihatkan kasih sayang sang aktris kepada putri pertamanya, Dua, di tengah persiapan menyambut anak kedua. Kabar kehamilan kedua tersebut pertama kali diumumkan Deepika Padukone dan Ranveer Singh pada April 2026. Momen bahagia itu dibagikan lewat foto putri mereka yang memegang alat tes kehamilan dengan hasil positif, lengkap dengan keterangan dua emoji mata berwarna biru.
Pasangan ini sebelumnya menikah pada November 2018 dan dikaruniai anak pertama pada 8 September 2024. Jeda waktu antara kelahiran putri pertamanya dan pengumuman kehamilan kedua ini berjarak hampir dua tahun.
Mengenai perannya sebagai orang tua, perempuan berumur 40 tahun ini sempat mengungkapkan bahwa kehadiran anak mendorongnya keluar dari zona nyaman. Ia mengaku menjadi pribadi yang lebih sosial karena harus berinteraksi dengan orang tua lain serta lingkungan taman kanak-kanak. Menjalani masa kehamilan sembari merawat balita membutuhkan penyesuaian khusus agar kondisi fisik dan mental ibu tetap terjaga. Dikutip dari What to Expect, terdapat lima langkah yang dapat diterapkan untuk membantu menjaga keseimbangan dalam situasi tersebut.
Langkah pertama adalah meminta bantuan pasangan atau keluarga terdekat untuk mendampingi Si Kecil beraktivitas di luar rumah. Momen tersebut bisa dimanfaatkan oleh ibu untuk beristirahat, bersantai, atau mengikuti kelas yoga prenatal. Selanjutnya, hindari menyalahkan diri sendiri ketika mengetahui kehamilan kedua terjadi saat anak pertama masih balita. Prioritas utama harus difokuskan pada kesehatan fisik serta kesejahteraan keluarga yang sedang berkembang.
Ibu juga disarankan untuk mendorong kemandirian anak balita melalui tugas-tugas rumah tangga yang ringan. Pelibatan ini dapat melatih rasa percaya diri anak sekaligus membantu menyelesaikan pekerjaan harian rumah tangga.