Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai Anak
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengimbau para orang tua membatasi penggunaan gawai pada anak untuk mencegah penurunan kualitas kesehatan akibat minimnya aktivitas fisik. Himbauan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis pada Senin, 20 Juli 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Dedi menjelaskan bahwa kebiasaan berdiam diri saat menggunakan gawai membuat nutrisi makanan tidak diolah menjadi energi secara optimal. Kondisi ini berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan fisik serta memengaruhi kondisi emosional anak.
"Ancaman masa depan bukan hanya kekurangan gizi, tetapi nutrisi dan gizi yang tidak dikelola jadi energi," kata Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah penyakit kritis yang dahulu identik dengan orang dewasa, seperti diabetes dan gagal ginjal, kini mulai terdeteksi pada usia anak-anak. Oleh karena itu, orang tua diminta mendorong anak aktif bergerak serta membatasi asupan makanan atau minuman tinggi gula.
Di samping menyoroti gaya hidup anak, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga merancang kebijakan baru untuk memperkuat pemenuhan asupan nutrisi bagi ibu hamil.
"Ketika yang hamilnya bermasalah maka dia boleh ke toko, minimarket atau ke manapun untuk mengambil makanan yang dikonsumsi selama hamil. Ini sedang kita rumuskan karena tanggung jawab negara," jelas Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjamin ketersediaan makanan bergizi, air bersih, hingga lingkungan berudara segar bagi seluruh masyarakat.
"Seluruhnya negara harus bertanggungjawab terhadap itu. Memperhatikan aspek material manusia perkembangannya dalam setiap waktu," kata Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.