Declan Rice Yakini Skuad Inggris Miliki Eksekutor Penalti Terbaik

Share

Gelandang tim nasional Inggris Declan Rice menyatakan keyakinan penuh terhadap kesiapan mental dan kemampuan teknis rekan-rekan setimnya apabila laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Republik Demokratik Kongo berlanjut hingga babak adu penalti.

Kesiapan matang skuad asuhan Thomas Tuchel ini didasari oleh komposisi pemain yang dinilai mumpuni serta warisan program terstruktur sejak era pelatih sebelumnya, Gareth Southgate, yang mencatatkan tiga kemenangan dari empat kali adu penalti.

Rice mengungkapkan perkembangan kepercayaan dirinya saat mengeksekusi penalti, termasuk pengalamannya bersama Arsenal dalam laga krusial, serta bagaimana dirinya mengelola aspek psikologis saat berhadapan langsung dengan penjaga gawang lawan di lapangan.

"Saya memang bukan penendang penalti terbaik, tapi saya merasa seiring berjalannya waktu—terutama saat menendang penalti di final Liga Champions—saya belum pernah merasa sepercaya diri ini saat menendang penalti," ujar Declan Rice, Gelandang Timnas Inggris.

Pemain tengah tersebut kemudian membeberkan strategi serta taktik mental yang diterapkannya guna membaca pergerakan kiper sebelum melepaskan tembakan dari titik putih.

"Saya tidak tahu apa yang terjadi, saya hanya mengikuti proses saya, saya tahu ke mana saya akan menendang. Saya mengamati kiper untuk mengetahui di mana menurutnya saya akan menendang, karena beberapa tendangan penalti terakhir saya justru ke sisi yang berlawanan. Semuanya tentang permainan psikologis yang sedang berlangsung," kata Declan Rice, Gelandang Timnas Inggris.

Meski sempat merasakan kecemasan mendalam di awal musim kompetisi saat membela klubnya, Rice menegaskan situasi psikologisnya saat ini sudah jauh lebih tenang dan stabil.

"Saya merasa sangat tenang. Dulu saya sering gugup saat mengeksekusi penalti. Kami pernah menghadapi [Crystal] Palace di awal musim ini, dan saat itu saya sangat gugup saat akan mengeksekusi penalti.

Saya berhasil mencetak gol. Namun, saya tidak merasa segugup itu saat di final tadi," tutur Declan Rice, Gelandang Timnas Inggris.

Ia juga memuji kualitas deretan algojo penalti yang dimiliki skuad Three Lions saat ini, mulai dari kapten Harry Kane, Ivan Toney, Marcus Rashford, Anthony Gordon, Bukayo Saka, hingga Jude Bellingham.

"Saya melihat kelompok ini sekarang. Sejujurnya, saya rasa Inggris belum pernah memiliki kelompok penendang penalti yang lebih baik dari ini," ucap Declan Rice, Gelandang Timnas Inggris.

Evaluasi mendalam terhadap kemampuan rekan setimnya membuat Rice menaruh rasa hormat yang tinggi, khususnya kepada Harry Kane yang dinilai memiliki kapasitas eksekusi paling superior di dalam tim.

"Saya tidak bisa mendatangi Kane dan memberi tahu dia soal penalti, karena dia adalah penendang penalti terbaik. Mentalitas semua orang, kami tidak perlu mengatakan apa-apa, mentalitas itu tak kenal lelah. Semoga saja para kiper bisa menahan beberapa tendangan," kata Declan Rice, Gelandang Timnas Inggris.

Pelatih Thomas Tuchel dijadwalkan memaksimalkan sesi latihan terakhir guna mematangkan rencana taktis serta memastikan kesiapan fisik dan mental para pemain yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author