De Zerbi Jadikan Kebencian Suporter Lawan Motivasi Tottenham Hotspur
Manajer Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi mengobarkan semangat skuadnya menjelang laga tandang krusial melawan Chelsea pada Selasa malam waktu setempat untuk lolos dari ancaman degradasi Liga Primer Inggris.
Klub London Utara tersebut kini menduduki peringkat ke-17 dan unggul dua poin dari West Ham United yang berada di zona merah, dengan menyisakan dua pertandingan serta memiliki keunggulan selisih gol yang signifikan.
Tottenham Hotspur hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan posisi mereka aman di kompetisi kasta tertinggi, namun mereka memiliki rekor buruk dengan hanya meraih satu kemenangan dari 35 kunjungan terakhir di Stamford Bridge.
"We have to find new motivation from this pressure. If everyone wants Tottenham relegated, it's a big motivation for me and I hope for my players as well. We have to accept that football is nice because of the rivalry. It's good to imagine ourselves celebrating the win in their stadium. It's the reason football is like this, no?" kata Roberto De Zerbi, Manajer Tottenham Hotspur.
Mantan pelatih Brighton tersebut menilai kebencian dari para pendukung tim rival yang menginginkan Tottenham turun kasta justru harus menjadi bahan bakar utama bagi mental bertanding anak asuhnya.
"It's a motivation, it's a challenge. If a challenge is tougher, it's better for us to find new motivation and to be focused on staying together from the beginning to the end of the game. "The pride is amazing motivation. The pride, if everyone wants Tottenham relegated, I think for one Tottenham player, one Tottenham fan, all the people who work inside Tottenham, it has to be the biggest motivation," ujar Roberto De Zerbi, Manajer Tottenham Hotspur.
Pertahanan Tottenham sendiri menunjukkan peningkatan sejak dipimpin De Zerbi, di mana mereka tercatat hanya kebobolan satu gol pada babak pertama dalam lima pertandingan pembuka di bawah arahannya.
"We can't start the game thinking to draw. We have to start the game and we prepare the game and we speak in the meeting to win the game. Everybody wants to stay up, everyone wants to achieve this goal and then we can speak about everything," tegas Roberto De Zerbi, Manajer Tottenham Hotspur.
Setelah menghadapi Chelsea, Tottenham Hotspur dijadwalkan bakal melakoni pertandingan terakhir musim ini melawan Everton.