Sean Johnson Tampil Gemilang Saat DC United Tahan CF Montreal 1 1
Kiper Sean Johnson mengukir penampilan ke-450 di Major League Soccer dengan menggagalkan dominasi serangan CF Montreal saat membawa DC United meraih hasil imbang 1-1 di Stade Saputo, Sabtu (15/8/2026).
Hasil tersebut membuat CF Montreal tertahan di posisi bawah klasemen sementara Eastern Conference dan belum memetik kemenangan dalam tujuh laga MLS terakhir. Tuan rumah mendominasi laga dengan memegang 61,9 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan.
Aksi penyelamatan Johnson menggagalkan sejumlah peluang emas tim tuan rumah, termasuk upaya sundulan Prince Owusu di awal babak pertama. Keunggulan dominasi serangan Montreal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-50 lewat eksekusi penalti Owusu usai peninjauan VAR.
DC United merespons gol tersebut pada menit ke-67 melalui sundulan Tai Baribo. Penyerang tersebut mengonversi umpan silang pemain debutan Kimito Nono untuk mencetak gol ke-12 miliknya musim ini sekaligus memaksakan skor imbang.
Di sela pertandingan babak pertama, Montreal sempat memperkenalkan pemain bintang barunya, Alexis Sanchez, di hadapan para pendukung tuan rumah. Kehadiran mantan penyerang tim nasional Cile tersebut diharapkan menjadi dorongan besar bagi daya gedor tim.
Gelandang Montreal Fabian Herbers mengomentari kehadiran Sanchez di dalam tim.
"Ketika Anda berada di lapangan, Anda tidak memikirkan siapa yang ada di stadion, jujur saja, Anda hanya berusaha mengalahkan D.C. dan memenangkan pertandingan," kata Fabian Herbers.
"Dia pemain berkualitas, dia telah membuktikannya selama bertahun-tahun di Eropa, dan memilikinya di dalam skuad jelas merupakan tambahan yang bagus bagi kami," kata Fabian Herbers.
Usai gol penyama kedudukan dari Baribo, tim tuan rumah menggempur pertahanan lawan untuk mencari gol kemenangan. Pemain pengganti Olger Escobar nyaris mencetak gol di masa tenggang waktu, namun bola membentur tiang gawang.
Pelatih kepala CF Montreal Philippe Eullaffroy memberikan pandangannya usai laga berakhir.
"Ini cerita yang tidak pernah berakhir. Kami melakukan hal-hal secara umum dengan baik dan lagi-lagi … kami merasa tidak jauh, tetapi tidak jauh tidak memberikan Anda poin apa pun," kata Philippe Eullaffroy.
"Saya memberi tahu tim bahwa harus ada kesadaran tentang apa yang kami lakukan di sepertiga akhir lapangan dalam hal kualitas dan mengambil inisiatif," kata Philippe Eullaffroy.
Eullaffroy juga menyoroti kegagalan timnya menjaga fokus permainan setelah meraih keunggulan terlebih dahulu.
"Ada banyak penelitian yang dilakukan tentang apa yang terjadi pada tim ketika mereka mencetak gol … dan itu salah satu hal yang kurang baik kami lakukan," kata Philippe Eullaffroy.
"Selalu sulit untuk mempertahankan kendali permainan setelah mencetak gol, dan sayangnya, kami tidak melakukannya. Mereka hanya butuh satu peluang untuk mencetak gol; kami butuh 48," kata Philippe Eullaffroy.
Eullaffroy berharap kedatangan Sanchez mampu menjadi pembeda dalam ketajaman lini serang skuadnya pada laga-laga mendatang.
"Saya pikir katalis untuk membuka gol-gol ini adalah Sanchez hanya dengan membawa kualitasnya. Apa yang bisa dia bawakan di lapangan akan membawa kepercayaan diri bagi kelompok ini, dan kami ingin menambah poin serta bersaing untuk babak playoff," kata Philippe Eullaffroy.
"Sulit untuk mengatakan apakah titik balik akan datang di pertandingan berikutnya atau dalam empat pertandingan, tetapi jika itu dalam empat pertandingan itu sudah terlambat, jadi itu harus terjadi dengan cepat. Begitu percikan itu akhirnya menyala, mudah-mudahan itu akan menjadi api yang sangat besar," kata Philippe Eullaffroy.
Hasil imbang membuat DC United kini mengoleksi 24 poin dari 20 pertandingan, sementara CF Montreal mengumpulkan 17 poin. Selanjutnya, Montreal bakal melakoni laga tandang melawan Columbus Crew pada Rabu mendatang, sementara DC United menjamu New England Revolution.