Dani Lorenzo Ingatkan Malaga CF Tetap Waspada Usai Tekuk Las Palmas

Share

Gelandang Malaga CF Dani Lorenzo menegaskan bahwa perebutan tiket final playoff promosi LaLiga Hypermotion masih sangat terbuka lebar meskipun timnya baru saja memetik kemenangan penting di kandang UD Las Palmas.

Klub berjuluk Los Boquerones tersebut berhasil mengamankan modal berharga lewat kemenangan tipis 1-0 pada pertandingan leg pertama babak semifinal yang berlangsung di Stadion Gran Canaria.

Gol tunggal penentu kemenangan skuad asuhan Funes dicetak oleh penyerang nomor punggung 10 David Larrubia pada babak kedua, yang memanfaatkan umpan matang dari Dani Lorenzo.

Hasil positif ini menempatkan Malaga CF dalam posisi diunggulkan menjelang laga leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di Stadion La Rosaleda pada Rabu mendatang pukul 21.00 waktu setempat.

Selepas pertandingan di Gran Canaria selesai, Dani Lorenzo selaku pemberi assist dalam proses gol kemenangan timnya memberikan pernyataan resmi di hadapan para awak media.

Pemain tengah tersebut mengawali penjelasannya dengan mengomentari keputusan untuk mengubah gaya rambutnya kembali menjadi pirang sebelum pertandingan krusial ini dimulai.

"Nos dio suerte y me lo pedían mis compañeros. Era el momento de volver otra vez al pelo rubio" kata Dani Lorenzo, Gelandang Malaga CF.

Lorenzo kemudian memberikan analisis mendalam mengenai jalannya pertandingan ketat melawan Las Palmas yang tampil menekan di depan pendukung mereka sendiri.

"El equipo ha competido súper bien. Ellos estaban en su casa y querían conseguir un buen resultado. Hemos sabido sufrir y podríamos haber hecho más daño. Ahora, a rematar el trabajo en La Rosaleda" tutur Dani Lorenzo.

Mengenai proses terjadinya gol tunggal kemenangan tim tamu, sang gelandang menceritakan momen taktis saat dirinya memberikan umpan tumit krusial kepada David Larrubia.

"Estaba siguiendo la jugada de Chupete y, cuando he visto el rebote, no me he visto en otra. El último recurso que tenía era el tacón para Larrubia y ha salido bien" jelas Dani Lorenzo.

Meskipun berhasil menang, Lorenzo mengakui ada momen-momen sulit di babak kedua di mana timnya melewatkan kesempatan untuk memperbesar keunggulan skor pertandingan.

"No hemos venido a especular. En la segunda parte hemos visto momentos de debilidad, pero hay que quedarse con lo positivo. Nuestra gente estará con nosotros el miércoles. La eliminatoria sigue estando abierta. En un playoff puede pasar cualquier cosa. Tenemos que jugar otro partido y ganarlo. Confiamos en las órdenes del míster" tambah Dani Lorenzo.

Pemain bernomor punggung tersebut juga membagikan perkembangan kondisi fisik pribadinya yang kian membaik setelah sempat menepi akibat dibekap cedera.

"Hablé con Funes para regular los minutos. Me he encontrado mejor físicamente. Hoy me ha tocado hacer una labor de presión exigente, pero me encuentro entero" ungkap Dani Lorenzo.

Atmosfer luar biasa dari para pendukung yang hadir juga tidak luput dari perhatian Lorenzo, yang langsung menyampaikan pesan apresiasi mendalam kepada para suporter setia klub.

"Muchas gracias. Es impresionante lo que estamos viviendo, es un regalo. Nosotros vamos a seguir trabajando y esperemos que todo salga bien en nuestro fortín" ucap Dani Lorenzo.

Terkait insiden dugaan pelanggaran keras di dalam kotak penalti yang menimpa rekannya Carlos Dotor, Lorenzo mengaku tidak melihat kejadian tersebut secara jelas dari posisinya.

"La jugada no la he visto de cerca. Dotor me dice que le contacta, pero no he visto la repetition. El árbitro no ha sido protagonista para ninguno de los dos lados. Nosotros tenemos que quedarnos con nuestro trabajo" sebut Dani Lorenzo.

Pada bagian akhir keterangannya, Lorenzo mengingatkan kembali pesan penting dari pelatih Funes agar timnya memperlakukan laga leg kedua nanti seperti sebuah pertandingan final yang baru.

"El míster siempre nos dice que tenemos que vivir cada partido como único. Allí serán 90 minutos: tendremos que ganar y no dejarnos dominar" pungkas Dani Lorenzo.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author