Dana White Kritik Sikap Ian Garry Setelah Kalah di UFC 330

Share

CEO UFC Dana White mengkritik sikap Ian Garry yang dianggap kurang agresif setelah kalah dari Islam Makhachev pada duel utama UFC 330 di Philadelphia.

Meski menyebut Garry sangat berbakat, White menyesalkan tindakan Garry yang menunjukkan sikap terlalu santai dan ramah pada ronde terakhir yang menurutnya membuat peluang Garry untuk menjadi juara hilang.

White memperhatikan bagaimana Garry dan Makhachev saling berpelukan di awal ronde kelima, padahal laga masih berlangsung ketat dan skor hampir seimbang.

"Saya pikir Ian adalah pria berbakat. Jika dia punya sedikit saja insting pembunuh, di ronde kelima itu dia tidak akan keluar dan berpelukan serta berjabat tangan," ujar Dana White dalam konferensi pers pasca pertandingan UFC 330.

White menambahkan, "Hal itu membuat saya kesal. Seharusnya dia keluar dengan lutut terbang dan mencoba menyelesaikan pertarungan. Saya yakin Ian akan menonton ulang pertarungan ini dan berkata, 'Sial, saya berharap bisa mengulanginya lagi'."

White memuji Garry sebagai sosok yang berkelas, tapi menilai sikap tersebut tidak menguntungkan bagi Garry di laga tersebut.

Kemenangan Makhachev atas Garry sekaligus memecahkan rekor kemenangan beruntun terpanjang UFC yang sebelumnya dipegang Anderson Silva.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author