Daihatsu Terios 2018 Bekas Banyak Diburu Konsumen Keluarga

Share

Kendaraan Low SUV (LSUV) berkapasitas tujuh penumpang dengan harga terjangkau masih menjadi incaran utama bagi banyak keluarga. Dikutip dari Moladin, Daihatsu Terios lansiran tahun 2018 muncul sebagai salah satu pilihan kendaraan bekas yang menarik perhatian konsumen pada Juli 2026. Mobil ini menawarkan akomodasi kabin yang lapang serta biaya perawatan berkala yang relatif ramah di kantong pemiliknya.

Keunggulan utama yang tetap dipertahankan pada model ini adalah sistem penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD).

Sistem RWD tersebut memberikan distribusi tenaga yang lebih meyakinkan, terutama saat kendaraan membawa muatan penuh atau sedang melewati jalur menanjak. All New Terios generasi 2018 ini hadir membawa perubahan desain yang jauh lebih modern jika dibandingkan dengan model pendahulunya.

Kabin baris ketiga dirancang sebagai area duduk yang fungsional, dengan ruang kaki yang memadai bagi penumpang dewasa untuk perjalanan jarak menengah. Dapur pacu mobil ini mengandalkan mesin 2NR-VE Dual VVT-i berkapasitas 1.496 cc yang mampu menggelontorkan tenaga sebesar 102 hp dan torsi puncak 136 Nm.

Karakteristik mesin tersebut dinilai cukup halus untuk kebutuhan transportasi harian dan efisien dalam mengonsumsi bahan bakar pada gaya berkendara normal. Konsumen dapat memilih varian sistem transmisi manual maupun otomatis yang dapat disesuaikan dengan preferensi berkendara. Nilai jual kendaraan bekas ini bervariasi tergantung pada tipe dan kondisi aktual unit yang tersedia di pasar otomotif.

Daftar Kisaran Harga Daihatsu Terios Bekas Tahun 2018 per Juli 2026
Varian Tahun Kisaran Harga
2018 Rp160–170 jutaan 2018
Rp150–160 jutaan 2018 Rp160–180 jutaan

Panduan Penting Sebelum Membeli Terios Bekas

Terdapat beberapa langkah pemeriksaan yang perlu dilakukan calon pembeli untuk memastikan mendapatkan unit dengan kondisi yang masih prima.

Langkah pertama adalah memanfaatkan layanan jasa inspeksi profesional seperti MoInspeksi apabila calon pembeli kurang memahami masalah teknis kendaraan. Pemeriksaan oleh inspektor akan mencakup area mesin, sistem transmisi, kondisi kaki-kaki, bodi, hingga pelacakan riwayat indikasi banjir atau tabrakan besar. Calon pembeli juga wajib memeriksa buku rekam medis kendaraan guna memastikan pemilik sebelumnya melakukan penggantian oli dan komponen secara berkala.

Saat melakukan sesi uji kendara, pastikan perpindahan gigi pada transmisi manual maupun otomatis dapat beroperasi secara halus tanpa entakan kasar.

Komponen suspensi dan kaki-kaki juga harus dipastikan tidak mengeluarkan bunyi asing saat melintasi jalanan yang bergelombang atau tidak rata. Konsumen disarankan tidak mudah tergiur oleh penawaran harga yang terlampau murah tanpa memeriksa kecocokan dengan kondisi fisik serta riwayat perawatan mobil.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author