Cuca Soroti Performa Santos Usai Imbang Lawan Chapecoense

Share

Pelatih Santos, Cuca, mengkritik keras penampilan timnya yang ditahan imbang 2-2 oleh tim juru kunci Chapecoense dalam laga pekan ke-20 Serie A Liga Brasil di Estádio Urbano Caldeira, Sabtu (25/7/2026). Hasil tersebut dinilai sangat merugikan posisi tim di papan klasemen.

Kegagalan meraih tiga poin di kandang membuat Santos tertahan di peringkat ke-14 dengan koleksi 22 poin. Posisi tersebut hanya berjarak dua poin dari zona degradasi yang dihuni oleh Vasco da Gama.

Meskipun Neymar memborong dua gol untuk menyelamatkan tim dari kekalahan, Cuca menilai koordinasi dan pertahanan skuadnya tampil sangat buruk saat menghadapi Chapecoense. Ia menegaskan pentingnya mengambil pelajaran dari kegagalan tersebut untuk laga-laga berikutnya.

"Hasilnya negatif, jadi apa pun yang Anda pertanyakan, Anda benar. Apa yang harus kita lakukan, tidak hanya dalam sepak bola, tetapi dalam hidup, adalah konsisten dengan apa yang kita lakukan. Setiap pertandingan adalah pembelajaran.

Dengan keunggulan 1-0, kami tidak perlu mengekspos diri kami dan kami tidak mengekspos diri kami. Kami tidak kebobolan lewat serangan balik. Kami membuat garis pertahanan yang salah di belakang dan memberi ruang dari sisi kanan.

Kami memiliki jumlah pemain dua kali lipat dibanding lawan dalam drama itu, namun kami memosisikan diri dengan buruk dua kali dalam skema dari sisi kiri. Kami gagal meski unggul jumlah pemain," kata Cuca, Pelatih Santos FC.

Kepanikan lini belakang Santos dimanfaatkan lawan untuk membalikkan kedudukan, sebelum akhirnya eksekusi penalti Neymar menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan total di menit-menit akhir pertandingan.

"Setelah itu kami harus mengejar, lawan mendapatkan kepercayaan diri, bertahan sangat rapat dan kami terus menekan, menciptakan peluang dan berhasil menyamakan kedudukan. Namun, tidak diragukan lagi, hasilnya sangat buruk," ujar Cuca, Pelatih Santos FC.

Hasil imbang ini kian mempertegas ancaman zona merah yang terus membayangi Santos sepanjang musim ini. Cuca secara terbuka mengakui kecemasan terkait potensi penurunan kasta timnya jika konsistensi permainan tak kunjung membaik.

"Tentu saja (zona degradasi) mengkhawatirkan. Kami memiliki 22 poin dan secara teori kami harus mencapai 45 poin, yang merupakan angka aman. Kami harus mengumpulkan 23 poin lagi dalam 18 pertandingan.

Ini sangat mengkhawatirkan. Kami tidak bisa merasa bahagia selama 15 hari. Hari ini seharusnya menjadi momen untuk menegaskan diri; kami menang dua kali, kalah dari Botafogo, menang besar, dan sekarang imbang.

Kami harus berjuang lagi dalam pertandingan beruntun ini: UCV, dua kali melawan Remo, dan Athletico untuk membuktikan diri. Harus ada rangkaian hasil bagus untuk bisa bernapas," kata Cuca, Pelatih Santos FC.

Pada laga tersebut, Cuca memilih menurunkan susunan pemain yang dipenuhi bintang serang seperti Neymar, Gabigol, Rollheiser, Bontempo, dan Barreal. Namun, skema serang tersebut tidak diimbangi dengan kedisiplinan kolektif saat bertahan pada babak kedua.

"Hari ini kami memiliki tim terbaik secara teknis. Namun, kami harus membuktikan kerja sama tim di lapangan. Mengumpulkan pemain-pemain terbaik dan memiliki kolektivitas seperti yang kami miliki sebelumnya, yang lebih baik dari hari ini.

Kerja kolektif tidak berjalan pada babak kedua. Hari ini adalah pertandingan yang harus dimenangkan; poin-poin ini tidak boleh hilang begitu saja. Kami harus memahami dan jika tidak bisa menurunkan tim terbaik secara teknis, kami harus menurunkan tim dengan kolektivitas terbaik.

Pemain terbaik harus saling membantu dan berlari satu sama lain. Jika itu terjadi, kami akan memainkan semua yang terbaik. Jika tidak memungkinkan, kami akan memasukkan pemain yang secara teknis tidak terlalu bagus, tetapi memberikan kontribusi pemulihan posisi yang lebih baik," ujar Cuca, Pelatih Santos FC.

Santos kini harus segera mengalihkan fokus ke ajang Copa Sudamericana untuk menghadapi wakil Venezuela, UCV, pada laga leg kedua playoff babak 16 besar di Vila Belmiro, Selasa (28/7/2026). Santos memegang keunggulan agregat 4-1 dari leg pertama.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Cuca Liga Brasil Santos FC
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author