Cuaca Ekstrem Mengancam Laga Prancis Melawan Paraguay di Filadelfia
Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara tim nasional Prancis dan Paraguay di Stadion Filadelfia pada Sabtu, 4 Juli 2026 terancam oleh fenomena cuaca ekstrem berupa gelombang panas menyengat.
Dilansir dari OneFootball, suhu udara di lokasi pertandingan diperkirakan melonjak hingga menyentuh angka 38 derajat celsius. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa laga tersebut berpotensi menjadi salah satu pertandingan dengan suhu paling panas sepanjang sejarah pelaksanaan Piala Dunia.
Penyelenggara mengonfirmasi bahwa pertandingan tetap dimulai tepat waktu meskipun terdapat ancaman cuaca buruk. Guna mengantisipasi dampak suhu tinggi terhadap kesehatan pemain dan staf, perangkat pengondisi udara (AC) khusus telah dipasang di area sekitar bangku cadangan masing-masing tim.
The Athletic melaporkan bahwa selain menghadapi risiko panas ekstrem, wilayah Filadelfia juga dibayangi oleh potensi datangnya badai susulan setelah pertandingan berlangsung. Sebelumnya, timnas Prancis sempat mengalami gangguan serupa pada fase grup saat melawan Irak, yang memaksa laga dihentikan selama dua jam akibat cuaca buruk.
Di sisi lain, tim nasional Paraguay mendarat di Filadelfia dengan optimisme tinggi setelah berhasil mengeliminasi tim kuat Jerman pada babak sebelumnya. Mantan pemain internasional, Roque Santa Cruz, menyampaikan pandangannya mengenai beban psikologis yang dihadapi oleh kedua tim dalam laga krusial ini.
"Aquí el que tiene obligación de ganar es Francia" kata Roque Santa Cruz, Mantan Pemain Timnas Paraguay.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi Paraguay yang tampil tanpa beban sebagai tim kejutan, sementara Prancis memikul tanggung jawab besar untuk lolos ke fase berikutnya. Skuad Les Bleus yang dihuni oleh pemain bintang seperti Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele dilaporkan telah mematangkan persiapan akhir guna menghadapi perlawanan Paraguay di tengah cuaca ekstrem tersebut.